Minggu, 2 Oktober 2022

Ini Sebab ATM Bank DKI Diblokir, Ambil KJP Plus Lebih Besar!

Banyak yang bertanya, apa sih sebab ATM Bank DKI para penerima Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus diblokir?

Hot News
Share This:

TENTANGKITA, JAKARTA – Banyak yang bertanya, apa sih sebab ATM Bank DKI para penerima KJP Plus diblokir?

Belakangan, di rekening Bank DKI penerima Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus memang masuk angka yang jauh lebih besar dari yang harusnya diterima.

Jangan salah ya, dana tersebut merupakan akumulasi KJP Plus tahap 2 tahun 2021 yang akan kamu terima sampai dengan April 2022. Jadi, jangan ambil melebihi batas maksimal bantuan yang bisa ditarik setiap bulan.

Kalau mengambil lebih dari batas maksimal, ada kemungkinan rekening Bank DKI kalian sebagai penampung KJP Plus tahap 2 tahun 2021 akan diblokir.

Informasi tersebut disampaikan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Disdik DKI lewat media sosial.

Selamat pagi. Seharusnya ambil sesuai jenjangnya. Untuk SD Rp250.00. Jika ambil lebih dari batasan yang ditentukan maka dananya akan diblokir untuk mengganti kelebihan dana yang diambil,” ungkap Instagram Disdik DKI Jakarta Minggu 2 Januari 2022.

TENTANG BEDA KJP TAHAP 2 TAHUN 2021 DENGAN SEBELUMNYA

KJP Plus dan KJMU Tahap 2 Tahun 2021
KJP Plus dan KJMU Tahap 2 Tahun 2021/twitter @DKIJakarta

Dalam keterangan akun Instagram P4OP, upt.p4op, disebutkan ada jeda waktu 30 hari dari pencairan KJP antarbulan.

Misalnya, pada tanggal 8 Desember bantuan KJP Desember 2021 sudah bisa ditarik, maka butuh waktu 30 hari setelah tanggal tersebut bantuan KJP Januari 2022 baru bisa dimanfaatkan.

Dari keterangannya akun Instagram P4OP, tanggal 26 November sudah dilakukan pemindahbukuan atau mutasi bantuan KJP Plus untuk periode November dan Desember 2021, dan Januari 2022.

Selanjutnya, pada 22 Desember sudah dilakukan mutasi untuk KJP Februari dan Maret 2022.

Kemudian pada 28 Desember, dijalankan pemindahbukuan untuk KJP Plus edisi April 2022 dan tambahan dana SPP sekolah swasta untuk 1 bulan ke rekening penerima dalam kondisi terblokir.

  • Dana bulan November sdh dibukakan blokirannya/sudah dicairkan oleh Bank DKI pada tgl 26 November.
  • Dana bulan Desember sdh dibukakan blokirannya/sudah dicairkan oleh Bank DKI pada tgl 8 Desember.

Mohon diperhatikan dana yang dapat digunakan pada bulan Desember hanya dana sebesar 1 bulan yaitu untuk:

  • SD/sederajat Rp250.000
  • SMP/sederajat/PKBM Rp300.000
  • SMA/sederajat Rp420.000,
  • SMK sebesar Rp 450.000.
  • Sisa dananya untuk digunakan pada bulan berikutnya.

Pengucuran bantuan KJP Plus periode tahap 2 tahun 2021 yang terdiri dari November dan Desember 2022, serta Januari, Februari, Maret, dan April 2022 sedikit berbeda dengan pencairan pad tahap 1 tahun 2021 periode Mei-Oktober 2021.

Dana KJP Plus sampai dengan April 2022 sudah dipindahbukukan atau mutasi sehingga akan muncul di ATM Bank DKI para penerima manfaat. Namun, warga belum bisa mengambil seluruhnya dana KJP tersebut. Harus menunggu rentang waktu pencairan 30 hari.

- Advertisement -

Selamat pagi. Selama masa pandemi, batas penarikan maksimal tarik tunai dana KJP per bulan sbg berikut: SD/sederajat Rp 250.000, SMP/sederajat/PKBM Rp 300.000, SMA/sederajat Rp 420.000, dan SMK sebesar Rp 450.000.

Contoh untuk jenjang SD jika pada bulan Desember sudah tarik tunai Rp 250.000 maka bisa tarik tunai lg di bulan Januari (2022) dengan jarak dari penarikan dana pertama ke penarikan dana berikutnya 30 hari. Sisanya bisa dibelanjakan secara nontunai.

Demikian penjelasan yang disampaikan oleh akun Instagram P4OP.

Jadi, sudah tahu kan beda pencairan KJP Plus Januari 2022 dengan penyaluran pada tahap 1 tahun 2021?

Demikian informasi tentang sebab kenapa ATM Bank DKI Jakarta penerima KJP Plus diblokir.

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Sebanyak 7 Juta Buruh Belum Terima BSU 2022, Kapan Nih Bu Menteri Ida 

 TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Pemerintah sudah memberikan Bantuan Subsidi Upah atau BSU 2022 pada sebanyak  7,07 orang pekerja yang masing-masing...