KJMU Tahap 2 Tahun 2021 Kalian Belum Cair, Ini Sebabnya!

Hot News
Share This:

TENTANGKITA, JAKARTA – KJMU tahap 2 tahun 2021 sudah dijadwalkan cair mulai 29 November 2021. Namun, beberapa warga mengeluhkan bantuan belum cair ke rekening ATM Bank DKI mereka.

Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahap 2 tahun 2021 sebenarnya dijadwalkan cair berbarengan dengan Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus periode November yakni pada tanggal 29 bulan ini.

Namun, berdasarkan keterangan dari akun Instagram jakone.mobile menjawab pertanyaan di kolom komentar postingan mereka, pencairan KJMU tahap 2 tahun 2021 masih dalam proses.

“@**** untuk KJMU memang masih proses kak, jadi ditunggu aja yah.” Demikian penjelasan akun Instagram jakone.online, Senin 29 November 2021.

Sementara itu, dari keterangan akun Instagram Bank DKI,bank.dki, penerima KJMU tahap 2 tahun 2021 tidak perlu mengganti ATM dengan kartu yang memiliki chip.

Min ini jadinya untuk kjmu yg belum ada chip kartunya, harus ganti atau bagaimana ya?.

Demikian pertanyaan yang disampaikan di kolom komentar postingan Instagram Bank DKI, bank.dki.

@*****, Selamat siang, dapat kami sampaikan untuk pemegang kartu ATM KJMU tidak perlu melakukan penukaran kartu ATM lama dengan kartu ATM chip. Terima kasih.”

Begitu jawaban Instagram bank.dki pada Minggu 28 November 2021.

Kalian yang masih mau ngecek dulu apakah termasuk dalam penerima KJMU tahap 2 tahun 2021 atau KJP Plus November silakan simak cara di bawah ini:

  • Pertama buka deh laman resmi KJP dan KJMU milik Pemprov DKI di kjp.jakarta.go.id
  • Kedua, pilih ‘status’ KJP atau KJMU
  • Ketiga, masukan Nomor Induk Kependudukan atau NIK
  • Keempat, pilih tahap 2 tahun 2021
  • Kelima, klik ‘cek’

Atau bisa langsung klik tautan ini: https://kjp.jakarta.go.id/kjp2/public/cekStatusPenerima.php

KJP Plus dan KJMU Tahap 2 Tahun 2021
KJP Plus dan KJMU Tahap 2 Tahun 2021/twitter @DKIJakarta

TENTANG KJMU

Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) merupkan bantuan dana untuk meningkatkan mutu pendidikan para calon mahasiswa dan mahasiswa di perguruan tinggi yang berasal dari keluarga tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademis yang baik.

Pemprov DKI Jakarta mengharapkan KJMU dapat meningkatkan akses dan kesempatan belajar di perguruan tinggi negeri dan swasta dengan dibiayai penuh dari dana APBD.

Pemberian bantuan biaya peningkatan mutu pendidikan bagi mahasiswa PTN/PTS adalah sebagai berikut:

  1. Meningkatkan akses dan kesempatan belajar di PTN/PTS bagi peserta didik yang tidak mampu secara ekonomi dan memiliki potensi akademik yang baik.
  2. Memberi bantuan biaya peningkatan mutu pendidikan kepada calon mahasiswa yang memenuhi kriteria untuk menempuh pendidikan program diploma/sarjana sampai selesai dan tepat waktu.
  3. Menigkatkan mutu pendidikan masyarakat, dan
  4. Menumbuhkan motivasi bagi peserta didik untuk meningkatkan prestasi dan kompetitif.

Sasaran:

  1. Peserta didik dan Alumni yang tidak mampu secara ekonomi dan lulus seleksi PTN/PTS; dan
  2. Mahasiswa PTN/PTS yang tidak mampu secara ekonomi

Kawasan Wisata Jakarta: Yuk ke Kepulauan Seribu

Persyaratan KJMU

Persyaratan Umum

Penerima Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan adalah:

  • berdomisili dan memiliki Kartu Tanda Penduduk serta Kartu Keluarga DKI Jakarta;
  • Terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan/atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Daerah
  • tidak menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang bersumber dari APBN dan/atau APBD
  • Persyaratan Khusus : penerima Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan adalah:
  • Calon Mahasiswa telah dinyatakan lulus dari pendidikan menengah pada Satuan Pendidikan Negeri/Swasta di DKI Jakarta paling lama 3 (tiga) tahun sebelumnya;
  • dinyatakan lulus pada Perguruan Tinggi Negeri jalur reguler di bawah naungan Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi dan Kementerian Agama Republik Indonesia; dan/atau
  • dinyatakan lulus seleksi pada Perguruan Tinggi Swasta jalur reguler dengan akreditasi institusi A dan program studi yang terakreditasi A di DKI Jakarta pada Bidang Prioritas sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah DKI Jakarta tahun berjalan.
  • Mahasiswa telah dinyatakan lulus dari pendidikan menengah pada Satuan Pendidikan Negeri/Swasta di DKI Jakarta paling lama 3 (tiga) tahun sebelumnya;
  • pengajuan paling lama pada semester 2(dua);
  • dinyatakan lulus pada Perguruan Tinggi Negeri jalur reguler di bawah naungan Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi dan Kementerian Agama Republik Indonesia; dan/atau
  • dinyatakan lulus seleksi pada Perguruan Tinggi Swasta jalur reguler dengan akreditasi institusi A dan program studi yang terakreditasi A di DKI Jakarta pada Bidang Prioritas sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah tahun berjalan.

ABDEL DAN TEMON REUNIAN: Cerita Kocak Tentang Mimpi Nginjek Uler

Pendataan KJMU

  • Form Kelengkapan Data (ada dimenu download)
  • Peserta Didik dan Alumni yang akan melanjutkan ke PTN/PTS mengajukan permohonan Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan kepada Gubernur Melalui SMA/SMK/MA/sederajat Sekolah Asal.
  • Permohonan Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilengkapi dokumen sebagai berikut:
  • Surat permohonan bantuan biaya peningkatan mutu pendidikan. (Form 1) (ada di menu Download)
  • Surat pernyataan Calon Penerima Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan bermeterai Rp 10rb/6rbx2/6rb+3rb/3rbx3; (Form 2) (ada di menu Download)
  • Surat Pernyataan Ketaatan Penggunaan Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan; (Form 7) (ada di menu Download)
  • Surat Pernyataan Kepala Satuan Pendidikan
  • Laporan Pertanggungjawaban 1 (satu) Semester
  • Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP);
  • Fotokopi Kartu Keluarga;
  • Bukti pendaftaran/nomor ujian pada seleksi masuk PTN/PTS
  • Dalam hal Peserta Didik dan Alumni adalah pemilik KJP pada jenjang pendidikan sebelumnya, juga  melengkapi dokumen tambahan sebagai berikut:
  • Fotokopi KJP; dan Fotokopi Buku Tabungan KJP

Besaran KJMU

Bantuan Biaya Peningkatan Mutu Pendidikan diberikan dalam bentuk biaya penyelenggaraan pendidikan dan/atau biaya pendukung personal yaitu sebesar Rp1.500.000 per bulan.

Biaya penyelenggaraan pendidikan dikelola oleh PTN dan Penyaluran biaya penyelenggaraan pendidikan ke rekening PTN melalui pendebetan dari rekening mahasiswa berdasarkan Surat Kuasa Pendebetan Biaya Penyelenggaraan Pendidikan.

Biaya Pendukung personal adalah bantuan biaya hidup yang dapat berupa biaya buku, makanan bergizi, transportasi, perlengkapan/peralatan dan/atau biaya pendukung personal lainnya. Penyaluran biaya pendukung personal ke rekening masing-masing mahasiswa.

TENTANG CARA CAIRKAN BSU DI BNI  | CARA CEK DISKON TARIF LISTRIK

Kartu Prakerja Gelombang 22: Tenggat Saldo Pelatihan 30 Nov & Pelatihan Pertama 4 Des

Demikian informasi tentang pencairan KJMU tahap 2 tahun 2021 yang ternyata masih membutuhkan proses.

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Ingat, Di Tempat dan Komunitas Ini Tetap Wajib Masker Lho

TENTANGKITA.CO, JAKARTA -- Pemerintah mulai melonggarkan aturan pembatasan terkait pencegahan pandemi Covid-19 dengan memperbolehkan masyarakat untuk tidak memakai masker...