Sabtu, 3 Desember 2022

Varian Omicron, Ini Fakta-fakta Terbaru yang Harus Diketahui

Hot News
Share This:

TENTANGKITA, JAKARTA — Varian Omicron dari Covid-19 disebut oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebagai ancaman global yang sangat tinggi dan sudah ditetapkan  sebagai “Variant of Concern/VoC). 

Hingga kini masih banyak pertanyaan tentang varian Omicron yang terdeteksi pertama kali di Afrika Selatan, termasuk kecepatan penularannya dan apakah vaksin masih efektif untuk menghalau varian ini.

Berikut ini fakta-fakta yang berhasil dihimpun tentang varian Omicron. 

Apa yang berbeda dari varian Omicron ini?

  • Menurut WHO, varian inio memiliki “jumlah mutasi spike yang belum pernah terjadi sebelumnya”.
  • Tingginya jumlah mutasi menimbulkan kekhawatiran bahwa varian ini mampu untuk menghindari vaksin dan menyebar dengan cepat.  
  • Spike protein inilah yang membantu virus menyerang sel-sel tubuh manusia. 

Di mana Omicron terdeteksi sejauh ini?

  • Varian Omicron terdeteksi pertama kali di Afrika Selatan. National Institute for Communicable Diseases (NICD) mengumumkan 22 kasus positif disertai kemungkinan tambahan jika semua hasil tes sudah keluar. 
  • Belanda pada Minggu mengkonfirmasi bahwa setidaknya 13 orang yang tiba di negara itu dari Afrika Selatan juga positif Covid-19  varian Omicron.
  • Di Portugal, 13 anggota tim sepak bola positif Covid-19 varian Omicron. 
  •  Skotlandia sedang menyelidiki enam kasus membuat kasus di Inggris Raya menjadi sembilan. 
  • Virus ini juga terdeteksi di Hongkong, Belgia dan Israel setelah warga mereka pulang setelah berwisata ke Afrika Selatan. 
  • Demikian juga beberapa negara Eropa termasuk Italia, Jerman dan Republik Ceko.

Mungkinkah varian Omicron lebih berbahaya daripada varian Delta?

  • Varian Delta yang saat ini menjadi varian Covid-19 paling dominan di dunia, membutuhkan waktu dua bulan untuk mendapatkan label “variant of concern”. 
  • Sedangkan varian Omicron hanya membutuhkan waktu 72 jam untuk menjadi “variant of concern” setelah terdeteksi. 
  • Varian Delta yang pertama kali terdeteksi di India sangat mudah menyebar karena spike proteinnya bisa memasuki sel manusia lebih cepat dibanding varian sebelumnya. 
  • Kemampuan spike protein varian Omicron diduga lebih kuat dibanding varian Delta. 

Bisakan varian Omicron menghindari imunitas tubuh? 

  • Ilmuwan WHO belum memiliki cukup data untuk menjawab seberapa bahaya varian ini.  
  • BioNTech, pengembang vaksin Pfizer mengatakan penelitian sedang berlangsung untuk menjawab apakah varian ini membutuhkan penyesuaian vaksin atau tidak. 

Apa reaksi dunia terhadap varian Omicron ini? 

  • Inggris memberlakukan pembatasan baru pada pelancong dari Afrika Selatan dan negara-negara tetangga Namibia, Botswana, Lesotho, Eswatini, dan Zimbabwe pada Jumat 26 November. Mereka harus menjalani karantina selama 10 hari.
  • Jepang juga memberlakukan hal yang sama dengan melarang pendatang baru negara dari luar negeri. 
  • Negara-negara Uni Eropa menghentikan perjalanan udara dari Afrika selatan juga.
  • Indonesia juga memberlakukan larangan masuk bagi orang yang mempunyai riwayat perjalanan ke Afrika Selatan, Botswana, Namibia, Zimbabwe, Lesotho, Mozambique, Eswatini, dan Nigeria.

 

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

UMR Sumatera Utara 2023 Semua Kota Naik Jadi 3,5 Juta?

  TENTANGKITA - UMR Sumatera Utara 2023 naik 7,45 Persen, kemudian kamu bertanya-tanya kan daftar UMK terbaru semua wilayah Sumut...