Antara KJP November 2021, Dashboard Insentif Prakerja, dan BSU Tahap 5 Kemnaker

Hot News
Share This:

TENTANGKITA, JAKARTA – Informasi tentang KJP November 2021, dashboard dan insentif Kartu Prakerja, serta pencairan BSU Tahap 5 Kemnaker terus dicari warga.

KJP November 2021 memang belum cair, dashboard Kartu Prakerja berkaitan dengan insentif pekerja, serta BSU tahap 5 terus dalam pencairan ke rekening Bank Mandiri, BTN, BRI, dan BNI.

Oke, sekarang kita bahas satu persatu mulai dari KJP November 2021, dashboard Kartu Prakerja tentang insentif, serta penyaluran BSU tahap ke rekening Bank Mandiri, BNI, BRI dan BTN.

KJP NOVEMBER 2021

Pemprov DKI Jakarta menjadwalkan Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus tahap 2 tahun 2021 cair mulai November. Namun sampai dengan tanggal 21 masih belum ada keterangan resmi tentang kapan bantuan itu akan cair.

Apalagi, Pemprov DKI juga belum merilis penetapan daftar penerima KJP tahap 2 tahun 2021 periode November 2021 sampai April 2022. Sesuai aturan, penetapan daftar penerima dan besaran KJP Plus ditentukan lewat Keputusan Gubernur DKI Jakarta.

Di media sosial, mulai beredar selentingan yang menyatakan kemungkinan KJP Plus tahap 2 tahun 2021 yang seharusnya  mulai cair pada November mundur penyalurannya menjadi Desember bahkan Januari 2022.

Tentangkita belum berhasil menghubungi pejabat di Dinas Pendidikan atau Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) yang berurusan dengan KJP Plus.

@****** Selamat sore  terkait pencairan dana KJP Plus dan KJMU Tahap II Tahun 2021 saat ini masih dalam proses. Silakan dimonitor pengumuman pencairannya yang akan dipublikasikan melalui akun media sosial Dinas Pendidikan dan P4OP.”

Begitu narasi akun Instagram P4OP ketika menjawab pertanyaan tentang KJP November 2021 kapan cair.

Berikut ini jadwal KJP Plus cair pada bulan-bulan sebelum November 2021:

  • Januari: 5 Januari
  • Februari: 5 Februari
  • Maret: 5 Maret
  • April: 5 April
  • Mei: 11 Mei
  • Juni: 11 Juni
  • Juli: 16 Juni
  • Agustus: 13 Agustus.
  • September: 14 September
  • Oktober: 14 Oktober

Lantas, kira-kira KJP Plus November 2021 kapan akan cair ke rekening Bank DKI para penerima?

Mengacu penyaluran tahun lalu, KJP Plus November baru cair ke rekening Bank DKI tanggal 27. Jadi, bukan tidak mungkin hal itu terulang lagi.

Nanti, apabila daftar penerima KJP Plus tahap 2 tahun 2021 periode November sudah ditetapkan, Anda bisa cek dengan langkah sebagai berikut:

  • Buka laman resmi KJP Plus https://kjp.jakarta.go.id/kjp2/
  • Pilih Menu Periksa Status Penerima KJP Plus
  • Masukan Nomor Induk Kependudukan (NIK)
  • Masukan tahun dan pilih tahap KJP Plus
  • Klik Cek

Kalau nama Anda terdata, besar kemungkinan akan menerima KJP Plus November tahap 2 tahun 2021. Pendataan kembali dilakukan agar pencairan bantuan tetap sasaran.

Pencairan KJP Plus tahap 2 tahun 2021 termasuk November sepertinya mengikuti pola yang berlaku selama ini yakni dikucurkan dalam 6 tahap yaitu November 2021, Desember 2021, Januari 2022, Februari 2022, Maret 2022, dan April 2022.

DIABETES MELITUS

TENTANG BSU TAHAP 5 BANK MANDIRI

TENTANG KJP PLUS NOVEMBER 2021

TENTANG DIABETES MELITUS: 3 dari 4 Orang Tak Sadar  Mengidap DM

DASHBOARD INSENTIF KARTU PRAKERJA

Belakangan pemberitaan tentang Kartu Prakerja gelombang 23 segera dibuka banyak beredar. Apakah seperti itu?

Jejaring tentangkita justru mendapatkan informasi sebaliknya dari sumber di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) yang terlibat pembahasan Kartu Prakerja Gelombang 23.

“Kartu Prakerja Gelombang 23 belum akan dibuka dalam waktu dekat. Sedang dievaluasi lagi pelaksanaannya. Insya Allah, tahun depan baru dibuka,” kata sumber tentangkita.

Bagi kamu penerima program bantuan kartu prakerja, segera isi review pelatihan di dashboard! Jika tidak insentif bisa gagal cair lho.

Laman Kartu Prakerja, www.prakerja.go.id menjelaskan mengapa insentif tersebut bisa gagal cair selain kalau tidak isi review pelatihan yang telah diikuti.

Berikut ini beberapa tanya jawab yang dilansir laman Kartu Prakerja seperti dirilis www.berandakita.com, jejaring Tentang Kita:

Apa saja yang membuat insentif saya gagal dicairkan?

Insentif kamu bisa gagal dicairkan apabila:

  • Belum mengisi ulasan (review) pelatihan di dashboard kamu.
  • Belum memberikan penilaian (rating) pelatihan di dashboard kamu.
  • Nomor rekening atau akun e-wallet yang kamu daftarkan pada Kartu Prakerja tidak aktif.
  • Akun e-wallet kamu belum di-upgrade atau melakukan KYC (verifikasi KTP dan swafoto).
  • Data KTP dan swafoto yang didaftarkan pada e-wallet tidak sesuai dengan yang didaftarkan pada akun Kartu Prakerja.

Jika sudah menyediakan syarat-syarat yang diminta, silahkan tunggu beberapa hari, insentif Kartu Prakerja Gelombang 22 dan sebelumnya akan cair.

Berikut ini pengumuman dari Instagram prakerja.go.id tentang insentif Kartu Prakerja yang terkait dengan pembelian pelatihan dengan tenggat 30 November 2021.

- Advertisement -

Untuk penerima Kartu Prakerja gelombang 12 hingga 22 tahun 2021, ayo gunakan saldo pelatihan kamu sebelum 30 November ini!

Setelah melewati batas akhir tersebut, semua penerima Kartu Prakerja tidak bisa menggunakan saldo Kartu Prakerja dan tidak bisa lagi membeli pelatihan yang ingin diambil.

Jadi, jangan lupa untuk memanfaatkan saldo pelatihan Kartu Prakerja Sobat dengan maksimal, dan selesaikan pelatihannya segera, ya! #SiapDariSekarang.

BSU TAHAP 5 KEMNAKER

Masih nunggu pencairan BSU tahap 5 ke rekening Bank Mandiri? Nanti, pas mencairkan, harus bawa KTP asli dan buku tabungan ya.

Selain itu, pencairan Bantuan Subsidi Upah atau BSU tahap 5 dari Kemnaker ke rekening Bank Mandiri harus dilakukan sendiri alias tidak diwakilkan.

Informasi tentang pencairan BSU tahap 5 ke rekening Bank Mandiri disampaikan akun Twitter bank pelat merah itu, @bankmandiri, menjawab pertanyaan warganet.

  • “Halo Bpk/Ibu, tidak dapat diwakilkan ya. Apabila rekening sudah dilakukan aktivasi dan mendapatkan buku tabungan maka nasabah penerima program Bantuan Subsidi Upah (BSU) (1)
  • dapat mendatangi kantor cabang Bank Mandiri terdekat dgn membawa dokumen berupa KTP asli dan buku tabungan.”

Demikian penjelasan akun Twitter Bank Mandiri terkait pencairan BSU tahap 5 senilai Rp1 juta untuk dua bulan sekaligus dari Kemnaker.

Di kicauan yang lain, akun Twitter Bank Mandiri memberikan penjelasan tahapan pencairan BSU tahap 5 sebagai berikur:

  • “Halo Ibu ***, apabila termasuk dalam kategori Penerima BSU yang dibukakan rekening tabungan baru di Bank Mandiri secara terpusat, maka dapat melakukan langkah-langkah sbb: (1)
  • Mencari tahu posisi kantor cabang padanan yang telah ditunjuk atas rekening tabungan baru yang terdaftar atas nama Ibu melalui website: http://kemnaker.go.id. ataupun menghubungi PIC perusahaan (bagian personalia/kepegawaian) di mana Ibu bekerja. (2)
  • Menunggu informasi jadwal dan lokasi pengambilan buku tabungan dari PIC perusahaan yang telah berkoordinasi dengan kantor cabang padanan. (3)
  • Mendatangi lokasi pengambilan buku tabungan sesuai jadwal yang telah ditetapkan dan mengisi beberapa form yang diberikan oleh petugas kantor cabang padanan dengan membawa: – E-KTP asli – Kartu Peserta Jamsostek (KPJ) (4)
  • Dengan telah diserahkannya buku tabungan atas nama Ibu penerima BSU, maka dapat dilakukan penarikan/pencairan dana BSU di kantor cabang Bank Mandiri terdekat.dilakukan penarikan/(5)
  • pencairan dana BSU di kantor cabang Bank Mandiri terdekat ya. Semoga sehat selalu. Tks~Gara (6)”

Nah, sambil menunggu kabar kapan BSU tahap 5 cair ke rekening Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BTN, silakan pelajari cara cek penerima BSU dari Kemnaker.

Begini caranya:

  • Melalui laman https://bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id/
  • Lewat laman https://sso.bpjsketenagakerjaan.go.id/
  • Melalui laman resmi Kemnaker yaitu https://bsu.kemnaker.go.id/
  • Melalui nomor call center 175
  • Lewat nomor WhatsApp 081380070175
Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Pelat Nomor Polisi Putih Mulai Berlaku Kapan? Jangan Beli via Online Ya

TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Korp Lalu Lintas (Korlantas) Polri menargetkan pelat nomor polisi berwarna putih secara nasional akan berlangsung pada...