Hari Ibu 2021: Sejarah, Ucapan dan Cara Memaknainya Agar Tidak Sekadar Romantisme

Sejarah Hari Ibu sebenarnya berisi tentang perjuangan para istri ikut berjuang merebut kemerdekaan Indonesia, bukan sekadar ucapan romantis

Hot News
Share This:

TENTANGKITA, YOGYAKARTA – Peringatan Hari Ibu yang jatuh  pada 22 Desember, biasanya diramaikan dengan ucapan-ucapan romantis kepada Ibunda.

Ini 5 ucapan romantis yang bisa kita berikan pada ibunda kita saat peringatan Hari Ibu 2021.

  1. Selamat Hari Ibu, terimakasih atas waktu, perhatian, dan cintamu sedari kecil hingga aku menjadi seperti hari ini. Selamat Hari Ibu yang Aku Sayangi.
  2. Selamat Hari Ibu, aku tidak akan ada di sini tanpa sosokmu.
  3. Hati yang penuh kelembutan dalam diriku adalah cerminanku terhadap seorang Ibu. Selamat Hari Ibu!
  4. “Selamat Hari Ibu! Terima kasih atas semua yang telah Anda lakukan untuk kami. Ini lebih dari yang bisa kami bayar kembali!”
  5. Setiap hari adalah hari Ibu karena kasih Ibu sepanjang masa.

Gubernur Anies Naikkan UMP Jakarta, Asosiasi Pengusaha: Nggak Usah Diikuti

Tapi, tahukah anda bahwa Hari Ibu sebenarnya diambil dari peristiwa bersejarah yang menggambarkan perjuangan heroik kaum ibu yang ikut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia?

Sejarah Hari Ibu 

Di sebuah kampung di Yogyakarta pada 22-25 Desember 1928,  sebanyak 30 organisasi perempuan berkumpul untuk kongres perempuan Indonesia pertama.

Tempat pelaksanaan kongres adalah Ndalem Joyodipuran, Jl. Brigjen Katamso, Kota Yogyakarta.

Tersebutlah nama-nama seperti Ny. RA. Sukonto dari organisasi Wanita Oetomo, Nyi. Hadjar Dewantara dari Wanita Taman Siswa, Ny. Suyatni dari organisasi Puteri Indonesia dan nama-nama tokoh perjuangan wanita Indonesia lain.

Mereka berkumpul untuk meningkatkan harkat dan martabat perempuan.

Hari pembukaan kongres ini, kemudian kita peringati sebagai hari Ibu, sebagai bentuk pengakuan bahwa kaum perempuan dan para istri mempunyai peran besar dalam perjuangan mendirikan negara ini.

Tempat pelaksanaan Kongres Wanita Pertama ini juga menjadi tempat penyelenggaraan Kongres Jong Java II pada tanggal 23 – 27 mei 1923.

Lanjutan dari kongres adalah penyelenggara Kongres Pemuda II di 28 oktober 1928, peristiwa yang diyakini sebagai tonggak kebangkitan semangat kebangsaan pemuda Indonesia. Kelak kongres pemuda ini diperingati sebagai “Hari Sumpah Pemuda”.

Jadwal Indonesia vs Singapura Piala AFF 2020: Leg 1, 22 Desember Pukul 19.30

Kongres Perempuan Indonesia  I menghasilkan banyak hal penting dalam masa-masa pergerakan nasional.

Saat itulah, tonggak perjuangan perempuan ditanamkan, seperti mendampingi tonggak perjuangan Sumpah Pemuda yang diselenggarakan pada tahun yang sama.

Selanjutnya, muncul berbagai aktivitas untuk merayakan Hari Ibu, semangatnya masih sama, yaitu melibatkan perempuan dalam perjuangan.

Seperti peringatan 25 tahun Hari ibu di Solo, saat itu diadakan rapat umum yang mengeluarkan resolusi meminta pemerintah melakukan pengendalian harga, khususnya bahan-bahan makanan pokok.

Pada tahun 1950-an, peringatan Hari Ibu mengambil bentuk pawai dan rapat umum yang menyuarakan kepentingan kaum perempuan secara langsung.

Ini Aturan Baru Perjalanan Kereta Api Berlaku Mulai 24 Desember 2021

Hari Ibu Jangan hanya seremonial dan romantisme 

Ketua Pusat Studi Wanita Universitas Gadjah Mada, Siti Harini Sastriani, mengatakan, peringatan hari ibu sekarang ini lebih hanya sekedar seremonial.

Tanpa memperkecil arti seremoni tersebut, Siti mengungkapkan, bahwa momentum hari Ibu sebenarnya bisa dimaknai sebagai refleksi pencapaian perempuan Indonesia.

“Ada baiknya kita berefleksi seberapa jauh peran dan partisipasi perempuan sekarang ini,” ujar dia.

Menurut Siti, paling tidak ada empat kriteria untuk mengukur kualitas perempuan, yaitu akses, partisipasi, kontrol dan manfaat yang diperoleh perempuan dalam pembangunan.

“Paling tidak, saat ini masih terdapat kesenjangan antara perempuan dan laki-laki dalam bidang kontrol sumber daya.

Perempuan kurang dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan baik dalam sektor publik maupun domestik,” ujar dia.

X Factor Indonesia: Video Danar Widianto Tembus 15,2 Juta Viewer

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Ingat, Di Tempat dan Komunitas Ini Tetap Wajib Masker Lho

TENTANGKITA.CO, JAKARTA -- Pemerintah mulai melonggarkan aturan pembatasan terkait pencegahan pandemi Covid-19 dengan memperbolehkan masyarakat untuk tidak memakai masker...