Jumat, 2 Desember 2022

Cek Fakta: Tidak Benar Thailand Didiskualifikasi dari AFF 2020 karena Kasus Doping

Otoritas sepakbola Asia Tenggara maupun WADA tidak pernah memberikan keterangan apapun soal diskualisikasi Thailand

Hot News
Share This:

 TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Kabar tentang Thailand yang didiskualifikasi dari ajang AFF 2020 karena kasus doping berhembus kencang di dunia maya Indonesia. 

Di tengah publik Indonesia yang lesu darah gara-gara digulung Thailand 0-4 pada leg pertama Piala AFF, kabar menjadi secercah harapan. 

Namun kabar ini belum bisa dikonfirmasi, apakah benar atau hanya isu pelipur lara pendukung tim Indonesia yang berada di ambang kekalahan di Final Piala AFF 2020 karena sebelumnya dibantai 4-0. 

Hingga kini otoritas sepakbola Asia Tenggara maupun WADA tidak pernah memberikan keterangan apapun.

Takut Balas Dendam Indonesia, Thailand Lebih Serius Hadapi Leg Kedua Final Piala AFF 

Jika kabar doping ini benar maka akan menjadi keuntungan bagi Indonesia.  Tapi jika benar apakah kemenangan karena lawan didiskualifikasi sama dengan kemenangan lewat pertandingan? 

Fakta sebenarnya ternyata kedua negara finalis Piala AFF ini sama-sama sedang menjalani sanksi dari lembaga anti-doping dunia (World anti-doping agency/WADA). 

Keduanya dijatuhi hukuman pada Oktober 2021 lalu. Sehingga baik Indonesia maupun Thailand tidak bisa menggunakan bendera di event olahraga internasional. 

Pada event Piala AFF 2020, baik Thailand maupun Indonesia tidak menggunakan bendera negaranya namun hanya bendera PSSI dan FAT.

Kesalahan ini sebenarnya bukan kesalahan langsung timnas sepakbola, tapi andil dari lembaga anti-doping masing-masing negara yang tidak mematuhi regulasi WADA.

Tak Pernah Remehkan Indonesia, Thailand Janji Main Lebih Serius di Leg Kedua Final Piala AFF 2020 

Thailand tak Pernah Remehkan Indonesia 

Timnas Thailand tidak pernah meremehkan Indonesia meski sudah mengalahkan 0-4 dalam laga pertama final Piala AFF 2020 pada Rabu 29 Desember 2021. 

Pelatih Thailand Mano Polking mengingatkan pemain-pemainnya bahwa tim-tim terbaik di Liga Champion pernah kalah meski sudah unggul 4-0. 

Dia menekankan agar pemainnya tidak berpuas diri saat menghadapi Indonesia pada leg kedua final Piala Suzuki di Singapura, Sabtu 1 Januari 2022 mendatang. 

- Advertisement -

Dia mewaspadai kebangkitan Indonesia pada leg kedua, dan berjanji tidak akan memberikan kesempatan untuk bisa meraih kemenangan. 

“Saya kira ini belum selesai,” kata Polking. “Tim-tim terbaik di dunia di Liga Champions kalah dalam satu pertandingan setelah unggul 4-0.

“Kami akan konsentrasi dan fokus penuh, karena kami tidak bisa memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk bangkit di leg kedua.” 

Thailand yang menjuarai Piala AFF lima kali melumat Indonesia 0-4 pada leg pertama yang digelar di Stadion Nasional Singapura. 

Kapten tim Chanathip Songkrasin mencetak dua gol. Sedangkan dua gol lain dilesakkan oleh  Supachok Sarachat dan Bodin Phala.

Indonesia dikenal sebagai negara yang mempunyai kutukan Final Piala AFF.

Benarkah Thailand Kena Kasus Doping di ajang Piala AFF 2020 dan Didiskualifikasi? Ini Faktanya

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Registrasi Online Rekrutmen Bersama BUMN 2022 Gelombang 2: Tata Cara Melamar

TENTANGKITA.CO – Registrasi online Rekrutmen Bersama BUMN 2022 gelombang 2 atau batch 2 sudah dibuka. Menurut rencana, ada 30 BUMN...