Minggu, 2 Oktober 2022

Kiai Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum Tanfidziyah PBNU 2021–2026?

Kiai Yahya Cholil Staquf terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2021—2026.

Hot News
Share This:

TENTANGKITA, JAKARTA – Kiai Yahya Cholil Staquf kemungkinan besar terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2021—2026.

Kiai Yahya mendapatkan suara terbesar dalam pemilihan calon Ketua Umum PBNU dengan memperoleh 327 suara sementara calon lainnya, Kiai Said Aqil Siradj, mendulang 203 suara.

Nama Gus Yahya memang lebih banyak disebut akan terpilih menjadi Ketua Umum PBNU masa khidmat 2021—2016 dibandingkan Kiai Said Aqil yang sudah menjabat Ketua Umum dua periode.

Keduanya akan mengikuti pemilihan sebagai Ketua Umum PBNU. Sampai berita ini diturunkan, saat ini perhitungan suara masih berlangsung.

Namun, kader muda Nahdlatul Ulama (NU), M. Guntur Romli, lewat akun Twitter-nya, @GunRomli, Jumat 24 Desember 2021 justru sudah menyebut bahwa Gus Yahya telah terpilih sebagai  Ketua Umum PBNU.

Selamat kepada KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum Tanfidziyah PBNU Masa Khidmah 2021-2026 & terima kasih kpd Prof Dr KH Said Aqil Sirodj yg telah menjadi Ketua Umum PBNU selama 2 periode Tangan melipat #MuktamarNU.

KIAI MIFTACHUL AKHYAR RAIS AAM PBNU

Sebelumnya, Kiai Miftachul Akhyar terpilih sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmat 2021-2026.

Penetapan Kiai Miftachul Akhyar sebagai pemimpin tertinggi PBNU diputuskan oleh sembilan anggota anggota Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) melalui musyawarah dan mufakat.

“Alhamdulillah…, yang menjadi Rais Aam untuk PBNU 2021-2026 al mukarram KH Miftachul Akhyar,” kata KH Zainal Abidin, salah satu anggota Ahwa, seperti dilansir NU ONLINE.

Anggota Ahwa mengharapkan Rais Aam PBNU terpilih fokus di dalam pembinaan dan pengembangan NU ke depan.

“Lalu, beliau (Rais Aam terpilih) berkata, sami’na wa atha’na (kami mendengar dan kami taat),” ujar Kiai Zainal Abidin yang juga Guru Besar Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu.

Kedua, lanjutnya, pertimbangan para anggota Ahwa lain, diharapkan kepada Rais Aam terpilih agar ketika muncul calon ketua tanfidziyah diharapkan menerima semua bakal calon itu.

Tentu kalau memenuhi syarat ada AD/ART yang mengatur pensyaratan itu.

Sami’na wa atha’na,” ujar Kiai Miftach sebagaimana disampaikan Kiai Zainal.

- Advertisement -

Sembilan ulama tersebut adalah:

(1) KH Dimyati Rois

(2) KH Ahmad Mustofa Bisri

(3) KH Ma’ruf Amin

(4) KH Anwar Manshur

(5) TGH Turmudzi Badaruddin

(6) KH MIftachul Akhyar

(7) KH Nurul Huda Jazuli

(8) KH Ali Akbar Marbun,

(9) KH Zainal Abidin.

9 Kiai Sepuh NU
– Sebanyak 9 kiai khos dan sepuh terpilih menjadi anggota Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) yang nanti akan memilih Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU) pada Muktamar ke-34 di Lampung.

Musyawarah dilakukan dengan penuh keakraban, kekeluargaan, keadaban, sopan santun, dan akhlak itu dipimpin oleh Kiai Ma’ruf.

Kemudian keputusan itu ditetapkan dalam Sidang Pleno IV yang dipimpin Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-34 NU,  Prof. M. Nuh dan Sekretaris Asrorun Niam Sholeh di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung (Unila), Kamis 23 Desember 2021 malam.

*Catatan redaksi: Redaksi telah memperbarui artikel ini yang semula menyebutkan Kiai Yahya Cholil Staquf resmi terpilih sebagai Ketua Umum PBNU masa khidmat 2021–2026.

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Sebanyak 7 Juta Buruh Belum Terima BSU 2022, Kapan Nih Bu Menteri Ida 

 TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Pemerintah sudah memberikan Bantuan Subsidi Upah atau BSU 2022 pada sebanyak  7,07 orang pekerja yang masing-masing...