Jumat, 19 April 2024

BPS: Ekonomi Indonesia 2023 Tumbuh 5,05 Persen

Pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT)  9,83 persen.

Hot News

TENTANGKITA.CO, JAKARTA – BPS mengumumkan perekonomian Indonesia 2023 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp20.892,4 triliun dan PDB per kapita mencapai Rp75,0 juta atau US$4.919,7.

Ekonomi Indonesia tahun 2023 tumbuh  5,05 persen, lebih rendah dibanding capaian tahun 2022 yang mengalami pertumbuhan  5,31 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan  13,96 persen.

Sementara dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT)  9,83 persen.

 

Ekonomi Indonesia Triwulan IV-2023 Tumbuh 5,04 Persen (y-on-y)

BACA JUGA

Ini Perkembangan Ekonomi Indonesia dari BPS

  • Ekonomi Indonesia triwulan IV-2023 terhadap triwulan IV-2022 mengalami pertumbuhan  5,04 persen. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan mengalami pertumbuhan tertinggi  10,33 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen PK-LNPRT mengalami pertumbuhan tertinggi  18,11 persen.
  • Ekonomi Indonesia triwulan IV-2023 terhadap triwulan sebelumnya mengalami pertumbuhan sebesar 0,45 persen. Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib mengalami pertumbuhan tertinggi  19,81 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi  39,13 persen.
  • Selama tahun 2023 perekonomian Indonesia dilihat secara spasial masih terus tumbuh. Kelompok provinsi menurut pulau yang mencatat pertumbuhan tertinggi adalah Maluku dan Papua, Sulawesi, serta Kalimantan dengan pertumbuhan  6,94 persen; 6,37 persen; dan 5,43 persen. Sementara kelompok provinsi di Pulau Jawa yang berkontribusi sebesar 57,05 persen terhadap ekonomi nasional mencatat pertumbuhan 4,96 persen.

 

 

 

BACA DEH  Serbu Israel, Ini Situasi Iran dan Reaksi Para Pemimpin G-7
Temukan Artikel Viral kami di Google News
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Diplomasi Menjual Bahasa Indonesia Harus Intensif Jelang Kunjungan Paus Fransiskus

TENTANGKITA.CO, ROMA -- Diplomasi publik untuk memperkenalkan Bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa resmi di dunia mendapatkan momentum. Bahkan...