Kamis, 7 Juli 2022

Jadwal Pencairan KJP Plus Sebelum November 2021, Bulan Ini Paling Telat!

Hot News
Share This:

TENTANGKITA, JAKARTA – Jadwal pencairan KJP Plus November 2021 menjadi penyaluran paling lambat selama tahun ini.

Langsung saja ya, ini jadwal pencairan KJP Plus sebelum November 2021 atau periode Januari sampai Oktober yang dikumpukan tentangkita:

  • Januari: 5 Januari
  • Februari: 5 Februari
  • Maret: 5 Maret
  • April: 5 April
  • Mei: 11 Mei
  • Juni: 11 Juni
  • Juli: 16 Juni
  • Agustus: 13 Agustus.
  • September: 14 September
  • Oktober: 14 Oktober

Dari data di atas pada periode Januari sampai dengan Oktober, pengucuran dana ke rekening ATM Bank DKI para penerima manfaat adalah tanggal 16 bulan berjalan.

Bahkan, kalau mengacu penyaluran tahun lalu sih, pencairan KJP Plus November 2021 belum termasuk telat. Pada November 2020, rekening ATM Bank DKI penerima manfaat baru terisi pada tanggal 27.

Pasti kalian juga menunggu KJP Plus November 2021 kapan cair ya?  Tenang, kamu gak sendiri deh.

Ratusan ribu calon penerima Kartu Jakarta Pintar atau KJP Plus masih menunggu kapan bantuan periode November 2021 itu akan cair. Lah, sekarang kan sudah tanggal 23?

Pencairan KJP Plus, agaknya juga berlaku untuk periode November 2021, dikucurkan bertahap mulai dari tingkat sekolah dasar sederajat, dilanjut SMP, kemudian SMA.

Pencairan KJP November 2021 menjadi penyaluran perdana di tahap 2 tahun 2021, termasuk untuk Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Sebelum KJP November 2021 cair ke rekening penerima di Bank DKI, Pemprov DKI akan merilis dulu penetapan daftar penerima untuk tahap 2 tahun 2021. Repotnya, belum ada juga informasi tentang hal itu.

Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) melalui akun Instagram-nya, upt.p4op, hanya meminta warga DKI memonitor akun media sosial milik P4OP dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

“@***** Selamat pagi. Terkait pencairan dana KJP Plus dan KJMU Tahap II Tahun 2021 saat ini masih dalam proses. Silakan dimonitor pengumuman pencairannya yang akan dipublikasikan melalui akun media sosial Dinas Pendidikan dan P4OP.

Berikut ini cara cek penerima KJP Plus bulan Oktober 2021.

  1. Akses situs kjp.jakarta.go.id.
  2. Isi kolom tahap yang akan dicek dengan isian ‘tahap 2’.
  3. Jangan lupa juga isi tahun yang ingin dicek dengan ‘tahun 2021’.
  4. Kemudian klik ‘cek penerima’.

Nanti akan muncul status nama yang dicek sebagai penerima atau bukan.

DIABETES MELITUS

TENTANG JADWAL PENCAIRAN KJP NOVEMBER 2021

- Advertisement -

BERANDA KJP PLUS NOVEMBER 2021

TENTANG DIABETES MELITUS: 3 dari 4 Orang Tidak Sadar Idap DM

TENTANG KJP PLUS

Nah, sambil menunggu info tentang kapan KJP Plus November 2021 akan cair, silakan simak tentang serba-serbi menyangkut bantuan itu seperti yang dilansir laman www.jakarta.go.id, pada Januari 2021 di bawah ini.

Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus merupakan program strategis Pemprov DKI Jakarta untuk memberikan akses kepada warga DKI Jakarta usia sekolah 6-21 tahun dari keluarga tidak mampu, agar dapat menuntaskan pendidikan wajib belajar 12 tahun atau Program Peningkatan Keahlian yang Relevan.

Berdasarkan Pergub No. 4 Tahun 2018 yang telah beberapa kali diubah dengan Pergub No. 46 Tahun 2020, terdapat beberapa tujuan KJP Plus, antara lain:

  • Mendukung terselenggaranya wajib belajar 12 tahun.
  • Meningkatkan akses layanan pendidikan secara adil dan merata.
  • Menjamin kepastian mendapatkan layanan pendidikan.
  • Meningkatkan kualitas hasil pendidikan.
  • Menumbuhkan motivasi bagi peserta didik untuk meningkatkan prestasi.
  • Menarik anak tidak sekolah agar kembali mendapatkan layanan pendidikan di sekolah atau kursus dan pelatihan.

BESARAN KJP NOVEMBER 2021

Keunggulan KJP Plus

Sasaran program ini adalah warga berusia 6-21 tahun baik yang sudah bersekolah maupun Anak Tidak Sekolah (ATS);

Besaran dana yang diterima semakin besar berdasarkan masing-masing jenjang;

Dana yang diberikan digunakan untuk ongkos dan uang saku (tunai), serta perlengkapan sekolah (nontunai);

KJP Plus menyediakan Program Bridging, yakni siswa Kelas XII mendapat tambahan dana Rp 500.000 buat persiapan ujian masuk Perguruan Tinggi Untuk SMA atau Biaya Sertifikasi Profesi Untuk SMK;

Penerima KJP Plus tidak hanya mendapatkan dana pendidikan, namun fasilitas pendukung lainnya, seperti naik Transjakarta gratis, masuk Ancol gratis, harga pangan murah, masuk museum gratis, serta masuk Monas dan Ragunan gratis.

Persyaratan KJP Plus

Ada dua kategori untuk mendaftar KJP Plus, yaitu umum dan Kartu Pekerja/JakLingko. Berikut ini persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengajukan diri sebagai calon penerima KJP Plus tahun 2020:

Kategori Umum

  • Terdaftar sebagai peserta didik di Satuan Pendidikan Formal atau Non Formal;
  • Terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT) dan/atau sumber data lain yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur (Kepgub);
  • Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM);
  • Berdomisili dan tercatat dalam Kartu Keluarga Provinsi DKI Jakarta.

Kategori Kartu Pekerja / JakLingko

  • Terdaftar sebagai peserta didik di Satuan Pendidikan Formal atau Non Formal;
  • Memiliki Kartu Pekerja/Jaklingko;
  • Berdomisili dan tercatat dalam Kartu Keluarga Provinsi DKI Jakarta.

Persyaratan KJP Plus

Ada dua kategori untuk mendaftar KJP Plus, yaitu umum dan Kartu Pekerja/JakLingko. Berikut ini persyaratan yang harus dipenuhi untuk mengajukan diri sebagai calon penerima KJP Plus tahun 2020:

Kategori Umum

  1. Terdaftar sebagai peserta didik di Satuan Pendidikan Formal atau Non Formal;
  2. Terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT) dan/atau sumber data lain yang ditetapkan dengan Keputusan Gubernur (Kepgub);
  3. Memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM);
  4. Berdomisili dan tercatat dalam Kartu Keluarga Provinsi DKI Jakarta.

Kategori Kartu Pekerja / JakLingko

  1. Terdaftar sebagai peserta didik di Satuan Pendidikan Formal atau Non Formal;
  2. Memiliki Kartu Pekerja/Jaklingko;
  3. Berdomisili dan tercatat dalam Kartu Keluarga Provinsi DKI Jakarta.

Siswa/i penerima KJP Plus dapat memanfaatkan dana bantuan KJP Plus untuk kebutuhan seperti:

  1. Alat tulis dan perlengkapan sekolah.
  2. Seragam dan kelengkapan.
  3. Komputer dan laptop.
  4. Buku dan penunjang pelajaran
  5. Kacamata dan alat bantu pendengaran.
  6. Kalkulator scientific.
  7. Alat dan/atau bahan praktik.
  8. Alat simpan data elektronik.
  9. Kegiatan ekstrakurikuler.
  10. Obat-obatan yang tidak tergolong dalam zat adiktif atau alat bantu disabilitas untuk peserta didik berkebutuhan khusus.
  11. Makanan bergizi.

Demikian informasi mengenai jadwal pencairan KJP Plus sebelum November 2021.

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Menkeu Ajak Stakeholders Kembangkan Pasar Pembiayaan Perumahan

TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Menkeu Sri Mulyani Indrawati mengajak stakeholders dapat bersinergi dalam mendorong pengembangan pasar pembiayaan perumahan di Indonesia. Menkeu...

We would like to keep you updated with special notifications. Optionally you can also enter your phone number to receive SMS updates.