Kamis, 29 September 2022

Hacker Bjorka Sebar Data Pejabat Publik, Data KPK (Masih) Aman Kok!

Tim Khusus (Timsus) disebut-sebut sudah mengetahui identitas peretas alias hacker yang menyebut dirinya dengan Bjorka. Bahkan polisi sudah menetapkan seorang tersangka yang terlibat dengan aksi peretasan.

Hot News
Share This:

TENTANGKITA.CO – Indonesia beberapa pekan belakangan ini dihebohkan oleh hacker atau peretas yang menakan dirinya Bjorka yang merilis beberapa data pejabat publik. Lantas bagaimana dengan data milik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Terkait dengan ulah hacker Bjorka, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron berharap data-data milik KPK tidak menjadi incaran pembobolan.

Dia juga meminta doa agar pihaknya bisa mencegah pembobolan data. “Mudah-mudahan seandainya disasar, mudah-mudahan KPK mampu menangkalnya, mohon doanya” kata Ghufron seperti dilansir oleh laman pmjnews.com.

Menurut Ghufron, data-data yang ada di lembaga antirasuah itu masih aman. Belum ada ada indikasi kebocoran data akibat peretasan. “KPK sampai saat ini belum menemukan bahwa KPK salah satu instansi yang informasi dan datanya dibobol Bjorka sejauh ini,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Tim khusus (timsus) yang dibentuk dalam rangka pengusutan kasus peretasan Bjorka telah mengamankan seorang tersangka yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Kita ketahui bersama bahwa pemerintah telah membentuk tim khusus, yang terdiri beberapa lembaga di antaranya yaitu di situ ada Kepolisian, BIN, BSSN, kemudian Polhukam, Kominfo,” ujar Jubir Divhumas Polri, Kombes Pol Ade Yaya Suryana kepada wartawan, Jumat 16 September 2022.

BACA JUGA: BLT BBM dan BSU 2022 Cair via Kantor Pos Juga, Ini Kata Pak Jokowi

“Timsus telah melakukan beberapa upaya dan berhasil mengamankan tersangka inisial MAH,” tambahnya.

Polisi menyebut bahwa motif tersangka kasus hacker dan identitas peretas yang dikenal dengan Bjorka adalah ketenaran dan uang.

Pemuda dengan inisial MAH sudah ditetapkan oleh polisi sebagai tersangka karena terlibat dengan aksi peretasan dan penyebaran data pribadi oleh hacker yang dikenal dengan identitas Bjorka.

Lantas apa peran dari tersangka MAH?

Menurut Tim Khusus yang dibentuk untuk menangani kasus hacker dan peretasan Bjorka, MAH menjadi tersangka atas perannya yang membantu Bjorka untuk mengunggah dan menyebarkan informasi di channel Telegram bernama Bjorkanism.

“Adapun motifnya, motif tersangka membantu Bjorka agar dapat menjadi terkenal dan mendapatkan uang,” ujar Juru Bicara Divhumas Polri, Kombes Pol Ade Yaya Suryana kepada wartawan, Jumat 16 September 2022, seperti dilansir pmjnews.com.

BACA JUGA: Ini Motif Tersangka Kasus Hacker dan Identitas Bjorka Versi Polisi

Kendati begitu, Ade tidak menjelaskan informasi terkait peranan dan hubungan MAH dengan Bjorka dalam kasus tersebut. Dia menyebut saat ini timsus masih mendalami lanjut. “Sekarang masih didalami oleh timsus.”

- Advertisement -

Tim Khusus (Timsus) disebut-sebut sudah mengetahui identitas peretas alias hacker yang menyebut dirinya dengan Bjorka. Bahkan polisi sudah menetapkan seorang tersangka yang terlibat dengan aksi peretasan.

Timsus untuk mengusut peretasan dan identitas Bjorka beranggotakan dari beberapa lembaga seperti kepolisian, Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Sandi Siber Nasional (BSSN), Kemenkopolhukam dan Kemkominfo.

“Timsus telah melakukan beberapa upaya dan berhasil mengamankan tersangka inisial MAH,” ungkap Juru Bicara Divhumas Polri, Kombes Pol Ade Yaya Suryana kepada wartawan, Jumat 16 September 2022.

Terkait dengan penetapan tersangka kasus peretasan dan identitas Bjorka, Timsus sudah mengamankan sejumlah barang bukti.

Timsus mengamankan beberapa barang bukti yaitu 1 buah SIM card seluler, kemudian 2 unit handphone milik tersangka, kemudian 1 lembar KTP atas nama inisial MAH.

Informasi sebelumnya, seorang pria berinisial MAH (21) diamankan Tim Siber Mabes Polri di Kabupaten Madiun. MAH diamankan sekitar pukul 18.30 WIB, Rabu 14 September 2022.

Sebelumnya, tim khusus melakukan rapat bersama terkait kehadiran sosok peretas yang menamai dirinya Bjorka.

BACA JUGA: Ini Sebab Kalian Tidak Lolos Validasi & Verifikasi Penerima BSU Tahun 2022 versi Kemnaker!

Dalam rapat yang digelar di Kemenko Polhukam, turut hadir di lokasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Hinsa Siburian didampingi Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi BSSN Dominggus Pakel Serta hadir Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan.

“Tadi kami rapat bersama Bapak Kepala BIN yang menggambarkan situasi seluruhnya,” ujar Menkopolhukam M. Mahfud MD, seperti dilansir oleh pmjnews.com.

Selanjutnya Menkominfo mengatur kebijakan yang mengawal keamanan cyber.  BSSN yang secara khusus di situ mengamankan cyber dan sandi negara. “Lalu juga Bapak Kapolri yang juga punya tim pengamanan cyber dan penindakan,” ujar Menkopolhukam Mahfud MD kepada wartawan, Rabu 14 September 2022.

Mahfud mengatakan pemerintah melalui tim khusus bentukan Presiden Joko Widodo menindaklanjuti dengan serius masalah terkait Bjorka.

“Kita akan serius menangani dan sudah mulai menangani masalah ini. Kita terus memyelidiki karena gambaran-gambaran pelaku sudah teridentifikasi dengan baik oleh BIN dan Polri,” ujar Mahfud.

Terkait identitas hacker Bjorka hingga saat ini belum bisa diumumkan ke publik “Memang belum bisa diumumkan gambaran-gambaran siapa dan di mana. Kita sudah punya alat melacak itu semua,” lanjut Mahfud.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah membentuk tim khusus terkait sejumlah serangan siber oleh hacker Bjorka.

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Kasus Putri Candrawathi & Sambo: Ini Kata Febri Diansyah, Ini Kata Novel Baswedan

TENTANGKITA.CO – Kesediaan Febri Diansyah, mantan juru bicara KPK, dan Rasamala Aritonang, mantan penyidik KPK, menjadi pengacara tersangka Putri...