Minggu, 26 Mei 2024

Gibran Rakabuming Raka Belum Layak jadi Cawapres, ujar Ahok

Hot News

TENTANGKITA.COAhok alias Basuki Tjahaja Purnama, mantan Gubernur DKI Jakarta mengatakan Gibran Rakabuming Raka belum layak maju sebagai cawapres dalam Pilpres 2024. 

Calon pemimpin yang akan maju pada Pilpres 2024 menurut Ahok harus punya rekam jejak yang mumpuni, tidak hanya modal keberanian. 

Membangun rekam jejak yang mumpuni ini menurut Ahok membutuhkan waktu dan pembuktian, tidak bisa instan. 

“Kita tidak usah coba-coba, pilih yang pasti-pasti saja,” ujar Ahok dalam sebuah pernyataan yang disebarkan ke media, Sabtu (21/10). 

“”Saya tidak mau anak cucu saya harus menunggu sekian tahun lagi merasakan Indonesia maju,” ujar dia. 

Gibran Rakabuming Raka saat ini menjabat sebagai walikota Solo selama lebih dari dua tahun, namun itu belum cukup membuatnya teruji dan berpengalaman.

Menurut Ahok, setidaknya seseorang perlu berpengalaman menjadi anggota legislatif di tingkat nasional dan eksekutif di tingkat provinsi untuk bisa mengurus negara. 

Setelah melewati tahap-tahap tersebut, calon pemimpin sebuah negara dianggap memiliki pengetahuan tata negara yang lebih lengkap. 

Jika belum berpengalaman dan maju menjadi calon presiden atau wakil presiden maka tidak akan mengerti jalannya pemerintahan. 

“Ini bukan soal belajar atau coba-coba lho. Ini negara dipertaruhkan untuk menjadi negara maju di tahun 2045, mana boleh kita kasih ke orang yang coba-coba,” ujar dia. 

Pemimpin Indonesia juga harus punya nyali besar, apalagi harus berhadapan dengan berbagai masalah termasuk korupsi. Kata Ahok, semua masalah di Indonesia berakar dari korupsi. 

Gibran, menurut Ahok mungkin saja sosok yang jujur, tapi itu tidak cukup. Harus jujur dan tegas. 

akhirnya resmi mengusulkan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menjadi bakal calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024 mendatang. 

BACA DEH  Surat Terbuka Untuk Presiden Terpilih Prabowo Subianto

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan hal itu dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar hari ini di Jakarta. 

“Berdasarkan hasil pertemuan dengan para ketua DPD tadi malam, semuanya konsensus mengusulkan dan mendukung Mas Gibran rakabuming Raka untuk kita pasangkan dengan Pak Prabowo,” ujar Airlangga dalam pidatonya, Sabtu (21/10). 

Airlangga kemudian menanyakan keputusan itu pada para perwakilan pengurus provinsi yang hadir. 

“Apakah setuju Aceh setuju Papua setuju Sulawesi , Jawa Barat, Bali NTT, Madura? Kalau semua setuju langsung saya ketok,” lanjut Airlangga. 

“Dengan mengucapkan Bismillahirohmanirohim, maka saya ketok usulan Partai Golkar yang akan serahkan pada Pak Prabowo dan untuk dibawa pada pertemuan forum ketua umum partai (anggota Koalisi Indonesia Maju), “ lanjut Airlangga.

Temukan Artikel Viral kami di Google News
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

KERUSUHAN MEI 1998 (1): Tawar Menawar ABRI vs DPR, Soeharto Mundur

TENTANGKITA.CO, JAKARTA - Kerusuhan Mei 1998 adalah peristiwa kerusuhan massa, demonstrasi anti-pemerintah, dan pembangkangan sipil di Indonesia pada bulan Mei...