Sabtu, 25 Mei 2024

Info Awal Lelaki Penendang Sesajen di Lumajang: Bukan Warlok, Lagi Terus Dicari!

Lelaki berjenggot yang menendang sesajen di Desa Sambersari Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, disebut-sebut bukan warga lokal alias warlok.

Hot News

TENTANGKITA, JAKARTA — Lelaki berjenggot yang menendang sesajen di Desa Sambersari Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, disebut-sebut bukan warga lokal alias warlok.

Saat ini, lelaki yang menendang sesajen di Lumajang tersebut tengah dicari atas instruksi langsung dari Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, seperti dilansir media online nasional.

“Saya minta semua teman-teman, baik aparat maupun relawan di sana untuk mencari, dari mana orang itu, atau identitasnya siapa itu, dari kelompok mana itu,” kata Bupati Lumajang di Gedung Grahadi usai Muswil IKA PMII Jatim, Minggu 9 Januari 2022.

Menurut Thoriqul Haq, penendang sesajen tersebut harus dicari untuk mengklarifikasi tindakannya agar tak menganggu masyarakat Lumajang yang saat ini damai.

Informasi awal yang disampaikan Bupati Lumajang, pelaku bukanlah warga setempat.

“Bukan orang Lumajang, saya pastikan bukan orang Lumajang, ini orang datang dari luar. Apapun motifnya jadi bagian relawan ke Lumajang, tentu saya kecewa tindakan itu. Karena itu melanggar tata nilai yang kami hidup berdampingan bersama dengan seluruh agama, seluruh suku di Lumajang” kata Thoriq.

Video lelaki berjenggot tendang sesajan di Lumajang itu viral di media sosial terutama Twitter dan Instagram.

Janganlah berlaku sombong dengan tidak menghormati kearifan lokal, adat dan budaya lainnya. Kejadian di Sumbersari, Lumajang. #erupsisemeru.”

Masyarakat Sumbersari, Lumajang habis mengadakan acara sedekah desa dan ruwatan untuk memohon keselamatan dari bencana tapi diperlakukan seperti ini.

Demikian narasi yang disampaikan oleh akun Twitter @Setiawan3833, Minggu 9 Januari 2022.

Video tersebut juga disebarluaskan oleh pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda di laman Instagram resminya, @permadiaktivis2, Minggu, 9 Januari.

Banyak penganut agama Hindu juga aliran Kejawen di daerah erupsi Semeru. warga desa Sumbersari Pronojiwo, Lumajang baru saja ritual sedekah desa / ruwatan, sesajen mereka dibuang & ditendang sambil teriak Allahu akbar,” tulis Abu Janda Minggu, 9 Januari 2022.

BACA DEH  Yayasan Komunitas Berdaya Indonesia: Bullying di Sekolah Berdampak Panjang Bagi Mental Siswa
Temukan Artikel Viral kami di Google News
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Rusia Perlebar Perbatasan Dengan Estonia Secara Diam-Diam

TENTANGKITA.CO, JAKARTA -  Federasi Rusia  memulai provokasi langsung di perbatasan dengan Estonia, anggota NATO.Kamis (23/5) malam, penjaga perbatasan Rusia...