Jumat, 19 April 2024

Muhammadiyah Umumkan Awal Puasa 1 Ramadan 1445 H Jatuh 11 Maret 2024 Bukan Mau Dulu-duluan Kok

Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Ramadan 1445 H pada 11 Maret, Idulfitri 1 Syawal pada 10 April, dan Puasa Arafah 9 Zulhijah pada 16 Juni, serta Iduladha 10 Zulhijah 1445 H pada 17 Juni 2024.

Hot News

TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sudah merilis maklumat berisi penetapan awal puasa atau 1 Ramadan 1445 Hijriyah jatuh pada tanggal 11 Maret 2024.

Maklumat penetapan 1 Ramadan 1445 jatuh pada tanggal 11 Maret 2024 disampaikan dalam Konferensi Pers tentang Hasil Hisab untuk Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1445 H pada 20 Januari 2024 di Kantor PP Muhammadiyah, Kota Yogyakarta.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menegaskan maklumat penetapan awal puasa 2024 itu bukan bermaksud mendahului pihak manapun. Apalagi, pengumuman tersebut lazim dilakukan Muhammadiyah dan organisasi lain sejak tahun-tahun sebelumnya.

“PP Muhammadiyah tidak mendahului siapapun. Maklumat ini hal yang lumrah terjadi pada setiap tahun. Sebagian juga berbagai organisasi Islam mengeluarkan, bahkan negara itu juga mengeluarkan,” kata Haedar seperti dilansir laman muhammadiyah.or.id.

Muhammadiyah memang bisa lebih dulu menetapkan awal puasa sekaligus mengumumkannya karena organisasi keagamaan Islam ini menggunakan metode Hisab Wujudul Hilal Hakiki.

Selanjutnya, menurut Haedar Nashir, apabila terjadi perbedaan waktu dalam penetapan awal puasa 2024 atau 1 Ramadan 1445 hal itu seharusnya tidak memunculkan polemik.

Pasalnya, Maklumat PP Muhammadiyah tentang awal puasa 2024 tidak mendahulu, juga tidak meninggalkan siapapun.

“Mungkin nanti ada yang beda, seperti juga setiap tahun di kelompok-kelompok kecil juga ada beda di Tanah Air, maka baik kesamaan maupun perbedaan itu harus sudah menjadikan kaum muslim untuk terbiasa toleran, tasamuh,” pesannya.

Dalam pandangan Haedar Nashir, perbedaan yang ada di umat merupakan pesan yang justru akan memperkuat niat dalam beribadah.

“(Karena) perbedaan metode maka akan selalu terjadi perbedaan dalam penentuan awal Ramadan, Idulfitri, dan Iduladha,” kata Guru Besar Sosiologi itu.

Untuk itu, Haedar Nashir berharap Kalender Islam Global segera diterima oleh semua kalangan. Kesepakatan menggunakan almanak itu akan mengurangi perbedaan karena masalah penentuan waktu.

BACA DEH  Pendaftaran Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM PTKIN) Mulai Dibuka di https://um.ptkin.ac.id

“Ini adalah utang peradaban Umat Islam. Karena Umat Islam ini kan dengan perintah iqra’ harus menjadi umat dan bangsa yang berpikir,” kata Haedar Nashir.

Ketua Umum PP Muhammadiyah itu juga berpesan agar persamaan atau perbedaan yang muncul tidak menghilangkan makna penting ibadah puasa Ramadan, Idulfitri, Iduladha.

“Jadi kalau berbeda malah tidak perlu ribut, termasuk di media sosial. Apalagi saling menghujat dan saling menyalahkan, yang membuat nilai ibadahnya jadi berkurang,” pesan Haedar.

Ibadah yang dijalankan oleh Umat Islam diharapkan semakin memperkaya spiritualitas, kesalihan, serta memperluas relasi sosial sesama. Selain itu, umat juga diharapkan saling toleran, bersatu dalam keragaman, serta membawa kemajuan bangsa.

BACA JUGA: Sejarah Muhammad Darwis Berganti Menjadi Kiai Ahmad Dahlan, Pemberian Ulama Besar Mekkah Madzhab Syafii

MAKLUMAT MUHAMMADIYAH

Muhammadiyah sudah menetapkan 1 Ramadan 1445 H pada 11 Maret, Idulfitri 1 Syawal pada 10 April, dan Puasa Arafah 9 Zulhijah pada 16 Juni, serta Iduladha 10 Zulhijah 1445 H pada 17 Juni 2024.

Kepastian informasi waktu-waktu penting umat Islam ini disampaikan oleh Sekretaris PP Muhammadiyah, Muhammad Sayuti pada Konferensi Pers di Kantor PP Muhammadiyah, Jl. Cik Ditiro, No. 23, Kota Yogyakarta.

Turut hadir dalam acara itu, Haedar Nashir dan Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Hamim Ilyas.

Muhammad Sayuti menjelaskan, keputusan penetapan tersebut dilakukan dengan menggunakan metode Hisab Wujudul Hilal Hakiki.

Dia berharap Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah tentang Hasil Hisab Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1445 Hijriyah.

“Semoga maklumat ini diikuti oleh warga Muhammadiyah,” kata Sayuti.

Maklumat Nomor 1/MLM/I.0/E/2024 ini ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti pada 12 Januari 2024.

BACA DEH  UIN Syarif Hidayatullah Masuk Jajaran Perguruan Tinggi Terbaik Dunia versi QS World University Ranking (QS WUR) 2024

Demikian artikel terkait dengan Muhammadiyah sudah menetapkan awal puasa 2024 atau 1 Ramadan 1445 yang jatuh pada 10 Maret 2024.

Temukan Artikel Viral kami di Google News
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Dana Bansos PKH dan BPNT Januari-April 2024 Baru Cair

TENTANGKITA.CO, JAKARTA - Dana Bansos pemenuhan keluarga harapan (PKH) dan bantuan tunai non tunai (BPNT) Januari-April 2024 akhirnya mulai...