Minggu, 26 Mei 2024

Hari ke-2 Minyak Goreng Rp14.000 per Liter, di Minimarket Sudah Hilang, Stok Ulang Belum Terjadwal 

Hari kedua pemberlakuan harga minyak goreng Rp14.000 per liter, toko-toko ritel modern sudah kehabisan stok.

Hot News

TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Hari kedua pemberlakuan harga minyak goreng Rp14.000 per liter, toko-toko ritel modern sudah kehabisan stok. 

Seorang karyawan di Indomaret daerah Cilebut, Kecamatan Sukaraja,  Kabupaten Bogor mengatakan pada hari pertama stok minyak goreng sudah habis diserbu pembeli.

Sementara dirinya tidak tahu stok baru akan dikirim kembali. 

“Tidak pasti. Jadwal pengiriman kita tidak tahu,” ujar dia Kamis 20 Januari 2022. 

Di Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur toko-toko ritel modern juga sudah tidak menyediakan minyak goreng Rp14.000. 

BACA JUGA: Minyak Goreng Rp14.000, Tidak Kebagian Stok, Pembelian Dibatasi

Ririn warga Pisangan sudah mencari minyak goreng ke beberapa ritel modern seperti Indomaret maupun Alfamart. 

Namun tidak juga menemukan barang yang dicarinya. 

Para karyawan juga tidak mengetahui kapan stok minyak goreng akan dikirim kembali. 

Sebelumnya pemerintah menetapkan harga minyak goreng sebesar Rp14.000 per liter setelah berbulan-bulan terus mengalami kenaikan harga. 

BACA JUGA: Catat, Mulai Rabu 19 Januari 2022 Pukul 00.00 Harga Minyak Goreng Rp14.000 per Liter

Pemerintah menggelontorkan dana sebesar Rp7,6 triliun dari dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) untuk menyediakan 250 juta liter per bulan minyak goreng atau 1,5 miliar liter selama enam bulan.

Jumlah ini diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng rumah tangga dan industri kecil mikro selama menunggu harga pasaran CPO kembali normal. 

Pemerintah sebelumnya meminta masyarakat untuk tidak memborong minyak goreng karena stok dalam jumlah yang cukup. 

BACA JUGA : Pemerintah Gelontorkan 250 Juta Stok Minyak Goreng per Bulan, Tekan Harga 

Peritel juga membatasi pembelian, 1 orang maksimal 2 liter. 

Meski demikian, baru hari kedua saja, stok minyak goreng sudah habis di toko-toko ritel modern. 

BACA DEH  EURO 2024: Timnas Inggris Masih Berjuang Untuk Yang Terbaik

Minyak goreng sejenis sebenarnya tersedia di pasar tradisional, namun harganya belum Rp14.000 per liter. Harga di pasar tradisional akan disesuaikan 1 minggu setelah penyeragaman harga di ritel modern.  

Kebijakan ini kata pemerintah akan mengangkat daya beli masyarakat di satu sisi lain produsen minyak goreng juga tidak merugi karena selisih harga ditutup oleh pemerintah. 

BACA JUGA: Sejarawan UGM Ungkap Nusantara adalah Nama Wilayah Selain Pulau Jawa

Kebijakan ini, kata Mendag, telah disosialisasikan kepada semua produsen minyak goreng dan ritel modern, dan pada prinsipnya baik produsen maupun ritel modern mendukung kebijakan pemerintah untuk menstabilkan harga minyak goreng. 

Sampai dengan saat ini, sebanyak 34 produsen minyak goreng telah menyampaikan komitmennya untuk berpartisipasi dalam penyediaan minyak goreng kemasan dengan satu harga bagi masyarakat.

Temukan Artikel Viral kami di Google News
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

KERUSUHAN MEI 1998 (1): Tawar Menawar ABRI vs DPR, Soeharto Mundur

TENTANGKITA.CO, JAKARTA - Kerusuhan Mei 1998 adalah peristiwa kerusuhan massa, demonstrasi anti-pemerintah, dan pembangkangan sipil di Indonesia pada bulan Mei...