Jumat, 19 April 2024

Turki Berhasil Kembangkan Kapal Intelejen, Bisa 45 Hari Berlayar Terus Menerus 

Turki berhasil mengembangkan kapal intelijen yang akan menjadi “mata dan telinga” negara itu di lautan dengan nama TCG Ufuk. 

Hot News

TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Turki berhasil mengembangkan kapal intelijen yang akan menjadi “mata dan telinga” negara itu di lautan dengan nama TCG Ufuk. 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan membanggakan pencapaian itu dengan menyebut bahwa negaranya merupakan salah satu di antara 10 negara di dunia yang memiliki kemampuan untuk merancang, membangun, dan memelihara kapal perangnya sendiri, dikutip dari Anadolu Agency. 

“Kapal pengintai pertama negara kami, Ufuk, dibuat dengan sumber daya nasional,” kata Erdogan, menambahkan bahwa Turki telah membuat awal yang baik tahun ini dengan kemajuan penting dalam proyek-proyek industri pertahanan yang penting.

BACA JUGA: Infeksi Harian Covid-19 di Turki Melebihi 77.000, Hati-hati Piknik ke Cappadocia

Dibangun oleh industri pertahanan Turki, TCG Ufuk adalah korvet dan inventaris terbaru untuk pasukan keamanan negara.

Ufuk, yang berarti cakrawala dalam bahasa Inggris, akan melayani pasukan keamanan dan diharapkan dapat mengisi kesenjangan besar dalam kemampuan maritim Turki.

Erdogan mengatakan kapal itu secara khusus akan meningkatkan kemampuan badan intelijen Turki.

Kapal tersebut dikembangkan sebagai bagian dari proyek desain dan pengembangan kapal domestik MILGEM (Kapal Nasional) – sebelumnya empat korvet dan sebuah fregat sudah diserahkan ke angkatan laut. 

BACA JUGA: Lowongan jadi Relation Officer, Wealth Management dan Program Sekretaris BCA, Semoga Berhasil 

Kapal tersebut dirancang untuk digunakan dalam misi intelijen sinyal dan elektronik (SIGINT/ELINT) serta sebagai memenuhi persyaratan kapal uji dan pelatihan angkatan laut Turki.

Kapal memiliki panjang 99,5 meter (326,44 kaki), lebar 14,4 meter, dek penerbangan 10 ton dan dapat mencapai kecepatan maksimum 18 knot.

Ini dapat berlayar terus menerus selama 45 hari di perairan internasional dan di bawah kondisi iklim dan laut yang ekstrem.

BACA DEH  Pemerintah Indonesia Sambut Baik Kedatangan Paus Fransiskus

BACA JUGA: Gempa M 6,7 di Sumur, Pandeglang Banten Akibatkan Rumah-rumah Rusak

Dalam pidatonya, Erdogan mengatakan Turki, berkat pembelian dan kemajuan industri pertahanannya, telah menjadi “playmaker di wilayahnya dan negara yang memusnahkan permainan kotor” dari aktor lain.

“Sejauh ini, kami telah mengekspor 180 platform angkatan laut ke 25 negara lain,” tambah dia.

Erdogan mengatakan, “Mata kami tertuju pada luar angkasa. Kami terus bekerja mengembangkan sistem peluncuran dan sistem satelit di luar angkasa.”

Temukan Artikel Viral kami di Google News
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Diplomasi Menjual Bahasa Indonesia Harus Intensif Jelang Kunjungan Paus Fransiskus

TENTANGKITA.CO, ROMA -- Diplomasi publik untuk memperkenalkan Bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa resmi di dunia mendapatkan momentum. Bahkan...