Minggu, 2 Oktober 2022

Shin Tae-yong Ogah Menyerah, Siapkan Strategi Maksimalkan Potensi Pemain 

Hot News
Share This:

TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Shin Tae-yong, pelatih Timnas Indonesia tetap optimistis dan tidak mau menyerah menghadapi Thailand pada laga kedua final Piala AFF 2020. 

Setelah hancur lebih diobrak-abrik Thailand 0-4 pada leg pertama Rabu 29 Desember 2022, dia mengaku punya strategi baru menghadapi tim Gajah Perang itu. 

“Pemain harus didorong untuk mengeluarkan kembali potensi terbaiknya seperti saat babak penyisihan grup,” ujar Shin Tae Yong. 

Saat melawan Thailand, dia mengaku sulit membalikkan keadaaan, apalagi setelah kemasukan empat gol. 

Thailand menurut dia memang lawan yang harus diwaspadai karena merupakan salah satu kekuatan sepakbola terbesar di Asia Tenggara.

BACA JUGA; PEMAIN THAILAND DAPAT BONUS RP20 MILIAR JIKA MENANG PIALA AFF 

Thailand Selangkah Lagi jadi Juara Piala AFF Keenam, Setelah Lumat Indonesia 4-0

 

“Kami harus bekerja keras untuk leg kedua. Dukungan suporter sangat baik. Kami mau hasil terbaik untuk mereka,” ujar dia. 

Indonesia menghadapi  misi yang hampir mustahil untuk membawa pulang Piala AFF 2020, gelar yang hampir 30 tahun tak pernah bisa diraih negara dengan penduduk 300 juta ini. 

Setelah kalah 0-4 pada leg pertama, Indonesia harus menang dengan selisih minimal lima gol untuk menjadi juara. Bagaimana anak-anak muda kebanggaan Indonesia akan melakukan hal itu? 

Thailand Percaya Diri Banget

Sementara Thailand sangat percaya diri akan mendapatkan gelar keenam Piala AFF dan memperpanjang catatan kemenangan atas Indonesia dalam kejuaraan itu. 

Dua pemain andalan Thailand yaitu kiper Chatchai Budprom dan bek kiri  kiri Theerathon Bunmathan tidak bisa bermain pada pertandingan 1 Januari 2022 mendatang. 

““Sayangnya, Chatchai keluar dari turnamen. Sementara Theerathon adalah salah satu pemain kami yang paling berpengalaman,” ujar dia.  

80 Persen Jagokan Indonesia Menang vs Thailand di Final AFF 2020 Leg 1

- Advertisement -

“Kami sedang mempersiapkan pertempuran selama 180 menit dan kami harus bersiap untuk semua situasi yang berbeda,” lanjut dia. 

“Kami ingin memenangkan gelar lain untuk Thailand dan itulah yang kami persiapkan.”

Gelandang Thailand Sarach Yooyen mengatakan meskipun Thailand sebagai tim lebih berpengalaman dari Indonesia, final tidak akan mudah.

“Indonesia telah melakukannya dengan baik di turnamen ini. Gelar mungkin jatuh ke tangan tim yang membuat lebih sedikit kesalahan,” kata dia.

Resmi, Sehari Lagi Harga Rokok Naik, Tarif CHT Baru Mulai Berlaku

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Sebanyak 7 Juta Buruh Belum Terima BSU 2022, Kapan Nih Bu Menteri Ida 

 TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Pemerintah sudah memberikan Bantuan Subsidi Upah atau BSU 2022 pada sebanyak  7,07 orang pekerja yang masing-masing...