Minggu, 2 Oktober 2022

Profil Yahya Cholil Staquf, Perdamaian ala NU dan Islam Rahmatan Lil Alamin

KH Yahya Cholil Staquf adalah sosok identik dengan Gus Dur dan yakin Islam Rahmatan Lil Alamin bisa membuat dunia punya peradaban lebih baik

Hot News
Share This:

TENTANGKITA, JAKARTAKyai Haji Yahya Cholil Staquf adalah “orang lama” di kalangan Nahdlatul Ulama (NU).

Gus Yahya, begitu dia sering dipanggil adalah ulama dan cendekiawan NU dari Rembang, Jawa Tengah yang lahir pada 16 Februari 1966. 

“Gus” adalah panggilan khas kalangan NU pada anak dari pengasuh pondok pesantren, kependekan dari “Bagus”. Secara kultural panggilan Gus ini niatnya adalah doa bagi anak kyai agar selalu mendapatkan hal yang “bagus-bagus”. 

Gus Yahya adalah pengasuh Pondok Pesantren Raudhatul Thalibin, Leteh, Rembang. 

Dia adalah anak dari KH Cholil Bisri, yang bersama dengan Kyai Abdurrahman Wahid (Gus Dus) dan KH Cholil Bisri mendirikan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Pamannya adalah KH Mustofa Bisri atau Gus Mus, ulama NU yang juga penyair dan pernah menjadi Rais Aam Syuriah PBNU 2014-2015.

Adiknya Yaqut Cholil Staquf adalah Menteri Agama setelah Presiden Joko Widodo menunjuknya menggantikan Fachrul Razi. 

BACA JUGA: PELUANG BESAR KYAI HAJI YAHYA CHOLIL STAQUF JADI KETUA PBNU 

Pendidikan   

Gus Yahya mendapatkan pendidikan sejak kecil di Pesantren Raudlatut Tholibin, Rembang yang diasuh keluarganya. 

Dia kemudian menjadi santri KH Ali Maksum ulama besar di Krapyak, Bantul, Yogyakarta.

Saat itu dia juga mendapatkan pendidikan formal di Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM). 

Profil Kiai Miftachul Akhyar, Rais Aam PB Nahdlatul Ulama 2021—2026

Aktivitas 

Gus Yahya pernah menjadi juru bicara Gus Dur saat menjabat sebagai Presiden RI ke-4. 

Dia adalah sosok yang identik dan seolah seolah-olah menjadi tameng saat Gus Dur mendapat serang-serangan politik hingga akhirnya mengalami pemakzulan pada 23 Juli 2001 melalui Sidang Istimewa MPR. 

Saat ini Gus Yahya juga menjadi salah satu pengurus PBNU menjadi Katib Aam Syuriah. Dia adalah orang kedua setelah KH Miftachul Akhyar yang baru saja terpilih kembali menjadi Rais Aam Syuriah PBNU. 

Gus Yahya dan Israel 

- Advertisement -

Gus Yahya pernah menjadi pembicaraan hangat saat menghadiri undangan dari American Jewish Committee (AJC) Global Forum pada 2018. 

Dia banyak diperbincangkan karena dianggap tidak sesuai dengan komitmen bangsa Indonesia yang mendukung kemerdekaan Palestina. 

PKB Berharap Muktamar ke-34 Pilih Ketua PBNU Secara Musyawarah Mufakat

Saat itu PBNU menjawab bahwa langkah itu juga merupakan dukungan terhadap perjuangan bangsa Palestina, meneruskan langkah yang pernah dilakukan oleh Gus Dur.  

Gus Yahya dan Islam Rahmatan Lil Alamin 

Gus Yahya terkenal dengan aksi-aksinya mengkampanyekan konsep perdamaian model NU lewat gerakan Islam Washatiyah atau Islam moderat. 

Dia menawarkan Islam Rahmatan Lil Alamin pada dunia barat menuju peradaban dunia yang lebih baik. 

“Kalau pada level dunia menurut saya kata kuncinya Rahmatan Lil Alamin itu maksudnya adalah Kosmopolitanisme Islam,” ujar dia dalam berbagai kesempatan. 

Ini 9 Kiai Khos yang Akan Memilih Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU)

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Sebanyak 7 Juta Buruh Belum Terima BSU 2022, Kapan Nih Bu Menteri Ida 

 TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Pemerintah sudah memberikan Bantuan Subsidi Upah atau BSU 2022 pada sebanyak  7,07 orang pekerja yang masing-masing...