Sabtu, 3 Desember 2022

Apa itu Kartu Lansia Jakarta yang Cair Hari ini 15 Desember 2021  

Indonesia bergerak menuju masyarakat dengan penduduk yang menua, pada 2019 jumlahnya mencapai 25,6 juta. Sebagian besar perlu dibantu.  

Hot News
Share This:

TENTANGKITA, JAKARTAProgram bantuan Kartu Lansia Jakarta (KLJ) cair hari ini 15 Desember 2021, bersamaan dengan bantuan lain Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) dan Kartu Anak Jakarta (KAJ). 

Bantuan ini sudah ditransfer ke rekening para penerima dan bisa diambil di ATM Bank DKI. 

Pemerintah wanti-wanti agar para penerima menerapkan protokol kesehatan 6M saat mengantre di ATM Bank DKI. 

Akun Twitter @DinsosDKI1 menyampaikan pengumuman sebagai berikut: 

Hai #KawanSosial 

Dana bansos KLJ, KPDJ, dan KAJ sudah dapat ditarik melalui mesin ATM Bank DKI mulai besok, 15 Desember 2021 ya. 

Jangan lupa untuk tetap mematuhi protokol kesehatan saat melakukan penarikan.

Pencairan bansos Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) dan Kartu Anak Jakarta (KAJ) ini berarti lebih cepat dari yang diungkapkan Dinas Sosial sebelumnya. 

Bagaimana Cara Mengendalikan Diabetes Melitus Tipe 1 pada Anak?

Apa itu Kartu Lansia Jakarta? 

Kartu Lansia Jakarta (KLJ) merupakan program pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga lanjut usia dari Pemprov DKI Jakarta.

Mereka yang telah memenuhi kriteria dan persyaratan, akan memperoleh bantuan sebesar Rp600.000 setiap bulan.

Persyaratan utama untuk memperoleh bantuan melalui KLJ adalah warga berusia 60 tahun ke atas.

Selain itu, mereka juga harus dalam kondisi status sosial ekonomi terendah dan terdaftar dalam Basis Data Terpadu.

Bagi lansia yang identitasnya tidak terdaftar dalam Basis Data Terpadu, namun memenuhi syarat sebagai penerima manfaat KLJ, maka bisa diusulkan melalui proses Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) di kelurahan setempat.

Lansia yang tidak memiliki penghasilan tetap atau penghasilannya sangat kecil sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, sehingga hidupnya sangat bergantung kepada orang lain merupakan sasaran utama KLJ.

- Advertisement -

Tak hanya itu, lansia yang sakit menahun dan hanya bisa terbaring di tempat tidur, termasuk golongan yang berhak atas bantuan ini. Pemprov DKI juga menyasar warga usia lanjut yang terlantar secara psikis dan sosial.

Cukai Hasil Tembakau Naik, Pemerintah Jauhkan Rokok dari Jangkauan Kelompok Miskin

Mengapa Lansia Perlu Dibantu? 

Smeru.or.id dalam sebuah publikasi menulis bahwa lama kelamaan, Indonesia bergerak menuju masyarakat dengan penduduk yang menua. 

Pada Susenas 2019, jumlah penduduk lansia Indonesia mencapai 25,6 juta atau sekitar 9 persen dari seluruh populasi. 

Angka ini akan naik menjadi sekitar 20 persen pada 2040, kemudian naik lain menjadi 25 persen pada 2050.  

Survei pemerintah menunjukkan bahwa sekitar 11 persen lansia hidup dalam kemiskinan dan lebih dari 60 persen dari mereka tinggal dengan anggota keluarga. 

Pemerintah harus menjamin kesejahteraan lansia karena mereka menjadi kurang produktif dan rentan terhadap berbagai risiko dan guncangan. 

Penting juga untuk memberikan kepada kelompok ini, terutama yang hidup dalam kemiskinan, program perlindungan sosial yang cukup.

Program perlindungan sosial yang menyasar lansia, terutama lansia miskin, memainkan peran yang penting dalam menjamin kesejahteraan mereka. 

Program tersebut akan memungkinkan mereka untuk memenuhi kebutuhan pokok dan, pada batas tertentu, mengurangi beban keluarga mereka. 

BACA JUGA: 3 DARI 4 ORANG TIDAK SADAR JIKA SUDAH MENGIDAH DIABETES

PENGAJIAN GUS BAHA: Ketika Iblis ‘Masuk ICU’ Karena Al Fatihah

Perlindungan Pemerintah 

Pemerintah di tingkat nasional dan subnasional telah mempersiapkan program perlindungan sosial untuk lansia. 

Di tingkat nasional, pemerintah memasukkan komponen lansia sebagai bagian dari kriteria penerima Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2017. 

Program ini menjangkau sekitar 2 juta lansia pada 2019. 

Di tingkat subnasional, beberapa pemerintah daerah, seperti Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh dan DKI Jakarta, telah mempersiapkan program yang menyasar lansia.

Pemprov DKI Jakarta menerbitkan Kartu Lansia Jakarta (KLJ) yang memberikan manfaat sebesar Rp600.000 per bulan. KLJ telah memberikan manfaat kepada sekitar 40.419 lansia  

Kendati demikian, jumlah lansia yang menerima manfaat tersebut relatif rendah. 

Sekitar 12 persen lansia memiliki akses ke program perlindungan sosial, yang mencakup dana pensiun untuk pegawai negeri sipil dan program perlindungan sosial berbasis kontribusi, seperti asuransi. 

Sementara itu, hanya 2 persen lansia menerima program perlindungan sosial tak berbasis kontribusi atau bantuan sosial.

Hari Ini Cair, Kartu Lansia Jakarta, KPDJ dan Kartu Anak Jakarta, Segera ke ATM Bank DKI

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

UMR Sumatera Utara 2023 Semua Kota Naik Jadi 3,5 Juta?

  TENTANGKITA - UMR Sumatera Utara 2023 naik 7,45 Persen, kemudian kamu bertanya-tanya kan daftar UMK terbaru semua wilayah Sumut...