Sabtu, 3 Desember 2022

Ini Cara Menyusui Bayi yang Baik, Perhatikan ya Moms

Ini cara-cara menyusui bayi yang baik menurut dokter di RSI Banjarnegara, dokter Hening Widiawati.

Hot News
Share This:

TENTANGKITA.CO, BANJARNEGARA – Ini cara-cara menyusui bayi yang baik menurut dokter di RSI Banjarnegara, dokter Hening Widiawati.

Menurut dr Hening payudara wanita pada dasarnya adalah kelenjar besar.

Sel-sel di dalam payudara wanita yang disebut aveoli memproduksi susu sebagai respons terhadap hormon prolactin.

Baca juga: Jangan Sepelekan Bintik Merah pada Bayi, Mungkin Hemangioma yang Bisa Berbahaya

Kemudian hormon yang disebut oksitosin membuat otot-otot kecil di sekitar sel menyempit dan menggerakkan susu melalui saluran yang mengarah ke saluran susu di puting susu dan di sekitar areola.

“Ukuran payudara seorang wanita tidak ada hubungannya dengan berapa banyak ASI yang akan dihasilkannya,” ujar dia.

“Ukuran payudara juga tidak mempengaruhi kemampuan atau efektivitas menyusuinya.

Saat menyusui, kadang ibu merasakan sakit.

Hal itu bisa diatasi dengan meletakkan jari yang bersih di sudut mulut bayi.

Baca juga: 16 Tips Cara Menurunkan Berat Badan yang Bukan Mitos: Lihat Nomor 12

Kemudian membantu bayi mengait dengan mengarahkan puting susu ke bagian belakang mulut.

Setelah itu letakkan dasar puting susu sejauh mungkin dari bibir bawah.

“Setelah menyusui, puting tidak boleh diratakan atau ditekan dengan cara apa pun, puting harus sama seperti sebelum menyusui,” kata dia.

Sebaiknya ibu menyusui sesegera mungkin setelah bayi lahir.

Jika bayi lahir maka ibu harus menyusui segera setelah itu untuk memperkuat ikatan dan membantu bayi mengenal ibunya.

- Advertisement -

Jika melahirkan dengan operasi caesar maka ibu harus menyusui sesegera mungkin karena aman bagi ibu dan anak pula.

Baca juga: Cara Jitu Atasi Mata Belekan, Ada yang Bikin Kaget tapi Ampuh

“Menyusui seharusnya tidak menjadi pengalaman yang menyakitkan,” ujar dia.

Ibu juga harus tahu bahwa bayi tahu cara menempel dan menemukan payudara sendiri.

“Penting diketahui, seorang ibu harus mempelajari tanda-tanda lapar anaknya sedini mungkin,” ujar dia.

Baca juga: Jangan Anggap Enteng Risiko Obesitas pada Anak, Ya Mom

Tanda-tandanya antara lain bayi akan menjadi lebih aktif dan akan mengepalkan tangannya ke mulut.

Selain itu bayi menggerakkan kepala mencari payudara, sedangkan menangis adalah tanda kritis dari kelaparan.

 

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

UMR 2023 Solo, Klaten, Boyolali Naik 2,5 Juta Setelah UMP Jateng Diumumkan?

  TENTANGKITA - UMR 2023 Solo, Klaten, Boyolali disajikan nih untuk kamu yang bertanya-tanya UMK semua wilayah bagaimana? Nah, TentangKita akan...