Minggu, 2 Oktober 2022

Pantulan Cahaya Layar HP & Komputer Bikin Gangguan Susah Tidur Lho!

Gaya hidup manusia belakangan menjadikan layar telepon selular (HP) dan juga komputer sebagai objek yang paling sering dilihat dalam kehidupan sehari-hari.

Hot News
Share This:

TENTANGKITA, JAKARTA — Gaya hidup manusia belakangan menjadikan layar telepon selular (HP) dan juga komputer sebagai objek yang paling sering dilihat dalam kehidupan sehari-hari.

Hampir semua orang yang berhubungan dengan HP atau komputer pasti merasakan lelah mata karena terus menerus fokus ke dua benda itu.

Nah, menurut dw.com yang dikutip laman P2PTM Kemenkes, ketika kita menatap objek yang sama secara terus menerus dan dalam jarak yang sama berdampak buruk terhadap otot mata. Ujungya, ya bisa merusak pengelihatan.

Selain itu, pantulan cahaya dari HP atau komputer bisa memunculkan gangguan susah tidur.

Profesor Chris Lohmann yang bekerja di rumah sakit Universitas Teknik München, Jerman, menerangkan bahwa aktivitas seperti itu menyebabkan risiko berkurangnya ketajaman pengelihatan jarak jauh semakin meningkat.

“Biasanya, kita mengedipkan mata setiap 10 detik. Tapi jika menatap layar, kita hanya kedip setiap 30 atau 40 detik,” ujar Profesor Chris Lohmann.

Ternyata refleks berkedip yang lebih lama menjadikan mata lelah. Selanjutnya, menurut artikel tersebut, lapisan air mata terkoyak, dan mata mulai terasa gatal atau kering. Mata pun kehilangan kemampuan untuk berfokus.

Kalau Pakai Dark Mode?

Tapi ada trik yang bisa membantu mengurangi kelelahan mata. Yaitu setelan dark mode atau mode gelap, yang bisa ditemukan di sejumlah ponsel pintar Apple dan Android dengan sistem operasi modern.

Jika sudah diaktifkan, latar belakang di ponsel menjadi lebih gelap dan teks menjadi lebih terang. Mode ini akan terasa lebih nyaman bagi mata, terutama dalam ruang yang gelap. Tapi apakah setelan ini lebih sehat?

Menurut Profesor Chris Lohmann, setelan itu membuat mata lebih nyaman. Tapi itu bukanlah solusi bagi masalah keringnya atau lelahnya mata karena terlalu jarang berkedip.

Jika bukan solusi bagi kesehatan mata, lantas apakah mode gelap setidaknya baik bagi baterai karena butuh energi lebih sedikit?

Untuk menjawab pertanyaan ini, Bernd Theiss dari majalah komputer Connect menjalankan sejumlah tes. Alat-alat baru dari produsen yang sama ia uji, baik dalam setelan standar maupun dengan dark mode.

“Kami menganalisis ponsel pintar dengan layar OLED, baik dengan setelan biasa maupun dengan dark mode. Dengan dark mode, baterai bisa berfungsi 20% lebih lama karena layar OLED hanya menyala di daerah tertentu,” ungkap Bernd Theiss.

Sementara itu, dark mode pada ponsel berlayar LCD tidak berefek sama sekali pada penggunaan baterai, jelas Bern Theiss. Jadi dark mode bisa memperpanjang penggunaan baterai, tapi hanya pada model ponsel yang berharga mahal.

Berkuda Wisata di Peternakan Kuda Megastar Malang Jawa Timur

- Advertisement -

Bisa Jadi Sulit Tidur

Tatjana adalah seorang mahasiswi. Selama dua tahun terakhir, ia mengalami gangguan kurang tidur kronis.

Dalam upayanya agar bisa kembali pulih dari gangguan ini, ia mengontak Pusat Kesehatan Tidur di rumah sakit Universitas Marburg.

Psikolog Werner Cassel pun langsung punya dugaan atas gangguan ini: mungkin penyebabnya adalah berselancar di internet pada malam hari.

Cassel mengungkap, ada kemungkinan cahaya yang dikeluarkan layar mengganggu kemampuan tidur seseorang di saat gelap.

Pasalnya, cahaya terang biru-putih memperlambat produksi hormon melatonin yang dibutuhkan untuk bisa tidur. Hormon itu bertugas memberitahu tubuh bahwa waktu tidur sudah tiba.

Karena kebiasaan tersebut, walaupun cahaya alamiah berkurang di malam hari, tubuh Tatjana tetap kesulitan untuk mengurangi kadar keterjagaan.

Peneliti tentang tidur menyarankan untuk mengubah setelan di ponselnya guna mengurangi pancaran cahaya biru.

Sementara untuk menonton televisi, Cassel mengusulkan pemakaian kacamata berwarna kuning yang menyaring warna biru.

Warna oranye menyaring cahaya biru dan hijau yang lebih dingin. Jadi cahaya yang mengenai seseorang tidak terlalu berpengaruh kepada jam tubuh, papar Werner Cassel. Tapi jauh lebih baik lagi, jika tidak menggunakan ponsel menjelang tidur.

TENTANG HIPERTENSI SI SILENT KILLER

Pesona Embung Nglanggeran Gunung Kidul Yogyakarta, Wisata Eksotis Di Atas Bukit

Demikian artikel tentang pengaruh cahaya HP atau komputer yang bisa memunculkan gangguan susah tidur.

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Sebanyak 7 Juta Buruh Belum Terima BSU 2022, Kapan Nih Bu Menteri Ida 

 TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Pemerintah sudah memberikan Bantuan Subsidi Upah atau BSU 2022 pada sebanyak  7,07 orang pekerja yang masing-masing...