6 Syarat untuk Daftar Kartu Prakerja Gelombang 22: Lihat NIK Kalian!

Setidaknya ada 6 syarat ketika kalian ingin mendaftar Kartu Prakerja gelombang yang kemungkinan pembukaannya dirilis pemerintah pada akhir Oktober atau awal November 2021.

Hot News
Share This:

TENTANGKITA.CO — JAKARTA – Setidaknya ada 6 syarat ketika kalian ingin mendaftar Kartu Prakerja gelombang yang kemungkinan pembukaannya dirilis pemerintah pada akhir Oktober atau awal November 2021.

Kalian harus memenuhi 6 syarat tersebut seluruhnya. Jika ada satu saja yang tidak terpenuhi, maka rencana kalian mendaftar Kartu Prakerja gelombang 22 bakalan berantakan alias tidak lolos.

Memang sih, pembukaan Kartu Prakerja gelombang 22 belum diumumkan. Namun, tanda-tandanya sudah kelihatan. Jadi, simak 6 syarat yang harus dipenuhi biar bisa lolos seleksi.

Menurut perkiraan www.berandakita.com, pembukaan pendaftaran Kartu Prakerja gelombang 22 akan dilakukan pada akhir Oktober atau awal November.

Berikut ini berandakita rangkumkan penyebab yang membuat orang gagal lolos seleksi Kartu Prakerja termasuk nanti di gelombang 22:

  1. Sudah pernah lolos seleksi

Hmmm, kepesertaan Kartu Prakerja di setiap gelombang hanya sekali seumur hidup. Jadi, percuma kalian mencoba daftar kalau sudah pernah lolos seleksi. Begitu juga dengan peserta yang dicabut kepesertaannya karena tidak menyelesaikan pelatihan. Mereka gak bisa daftar lagi.

  1. Masih mahasiswa atau menjalani pendidikan formal

Nah, ini. Meski secara usia kalian berhak mengikuti program Kartu Prakerja, kalian tidak akan lolos seleksi.

  1. Menerima bantuan lain dari pemerintah

Kejadian ini jarang disadari orang yang mendaftar Kartu Prakerja dan mungkin juga di gelombang 22. Tentu tidak lolos seleksi membuat kita kesal karena merasa sudah memenuhi persyaratan. Padahal ternyata nama kita tercatat sebagai penerima bantuan lain dari pemerintah.

Sebagai contoh ternyata:

  1. NIK Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan sebagai Penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU)

Untuk itu kami bisa cek status pendaftar di www.bsu.kemnaker.go.id atau melalui Call Center di nomor 1500 630.

  1. NIK Terdaftar sebagai Penerima Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM)

Kalian bis cek status ini antara lain di eform.bri.co.id/bpum.

  1. NIK Terdaftar di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Cek status di sekolah, perguruan tinggi terkait atau Kemendikbud untuk memperbaharui status.

  1. NIK Terdaftar sebagai Penerima Bansos lain

Cek dan kemudian coba lapor ke dtks.kemensos.go.id.

  1. KTP atau NIK tidak valid

Ini juga yang kerap membuat kalian tidak lolo seleksi Kartu Prakerja, termasuk nanti kalau gelombang 22 sudah dibuka pemerintah.

Coba kamu hubungi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di: Call Center: 1500 537, Whatsapp/SMS: 08118005373, email: callcenter@dukcapil.kemendagri.go.id atau kunjungi kantor Dukcapil terdekat di kotamu untuk mengetahui persoalan NIK dan KTP.

  1. Kuota sudah habis

Makanya, kalian harus cepat-cepat mendaftar apabila Kartu Prakerja gelombang 22 sudah dibuka. Di setiap gelombang, pemerintah sudah menentukan  kuotanya. Kalau sudah penuh terisi ya kalian pasti gak lolos seleksi.

  1. Masuk kelompok yang tidak dibolehkan

Sedari awal, pemerintah melalui Manajemen Pelaksana Progra sudah menentukan beberapa kriteria kelompok yang tidak mengikuti Kartu Prakerja, termasuk gelombang 22.

Kelompok ini terdiri dari:

  1. Pejabat negara
  2. Pimpinan dan anggora DPR/DPRD
  3. Aparatur Sipil Negara (ASN)
  4. Prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI)
  5. Anggota Polri,
  6. Kepala desa dan perangkat desa
  7. Direksi, komisaris, dan dewan pengawas di BUMD/BUMN

Program Kartu Prakerja mendapatkan perhatian besar dari masyarakat di masa pandemi ini.

Antusiasme masyarakat terlihat dari 75 juta orang yang mendaftar sejak pertama kali program ini diluncurkan pada tahun 2020 lalu. Melalui Program Kartu Prakerja,

Pemerintah telah menyalurkan insentif sebesar 13,36 triliun rupiah pada tahun 2020 dan untuk tahun ini sebesar 9,42 triliun rupiah juga telah disalurkan sebagaimana tercatat per Oktober 2021.

Program Kartu Prakerja inklusif menjangkau peserta di 514 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia dan jumlah penerima setiap provinsi mayoritas mengalami peningkatan.

Nah, sambil menunggu pembukaan Kartu Prakerja gelombang 22, simak deh cara ikutan program tersebut seperti dilansir laman www.prakerja.go.id:

  1. Pendaftaran

Daftar dengan data diri kamu. Siapkan e-mail, NIK, nomor KK dan nomor HP yang masih aktif untuk mendaftar.

  1. Seleksi

Ikuti tes motivasi & kemampuan dasar untuk bisa mengikuti seleksi gelombang dan tunggu pengumuman hasilnya.

  1. Pilih Pelatihan

Pilih pelatihan yang kamu minati di Mitra Platform Digital dan bayar dengan Kartu Prakerja.

4 Ikuti Pelatihan

Selesaikan pelatihan dan dapatkan sertifikat.

  1. Beri Rating dan Ulasan

Berikan rating dan ulasan terhadap pelatihan yang telah kamu ikuti.

  1. Insentif Biaya Mencari Kerja

Sambungkan rekening/e-wallet di salah satu Mitra Pembayaran untuk mendapat insentif Rp600rb/bulan selama 4 bulan setelah kamu menyelesaikan pelatihan.

  1. Insentif Pengisian Survei Evaluasi
- Advertisement -

Isi 3 survei yang diberikan dan dapatkan insentif Rp50 ribu untuk setiap survei. Tunggu apa lagi? Belajar gratis, dapat sertifikat dan insentif pula. Dengan Kartu Prakerja, raih masa depan lebih cerah!

Jadi, coba cek kemungkinan dari 6 sebab tidak lolos seleksi Kartu Prakerja gelombang 22 yang mungkin ada kamu. Kalau tidak ada, silakan mencoba.

Artikel ini sudah tayang di www.berandakita.com dengan judul:

Penuhi 6 Syarat Ini, Semoga Lolos Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 22

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Ingat, Di Tempat dan Komunitas Ini Tetap Wajib Masker Lho

TENTANGKITA.CO, JAKARTA -- Pemerintah mulai melonggarkan aturan pembatasan terkait pencegahan pandemi Covid-19 dengan memperbolehkan masyarakat untuk tidak memakai masker...