Kamis, 13 Juni 2024

Rumah Tusuk Sate Bawa Sial? Ini Pandangan dalam Islam

Rumah tusuk sate, rumah di ujung pertigaan sering dianggap sebagai  tidak bagus peruntungannya, sering sial, berhantu hingga banyak bencana.

Hot News

TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Tahu rumah tusuk sate, itu rumah di ujung pertigaan  sering dianggap sering sial, berhantu hingga banyak bencana, ini hukumnya dalam Islam.

Bagi para marketing property, menjual rumah yang letaknya tusuk sate biasanya paling susah karena masyarakat sering menghindari.

BACA JUGAPemerintah Terus Dorong Kemajuan Sektor Properti dengan FLPP

Harganya pun biasanya lebih murah dibanding dengan rumah di lokasi lain.

Sebenarnya apa pandangan Islam tentang rumah tusuk sate ini?

Dimuat di situs suaramuhamadiyah, ustadz Ahmad Sarwat, Lc., MA menjelaskan soal rumah tusuk sate dalam Islam.

BACA JUGABP Tapera akan Salurkan Rp23 triliun KPR Subsidi pada 2022, Siapin Syarat-syaratnya 

Intinya, percaya rumah tusuk sate membawa sial adalah bagian dari syirik.

Berikut penjelasan lebih lengkap soal rumah tusuk sate dalam pandangan Islam:

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Penjelasan yang anda minta dari Islam tentang kepercayaan tusuk sate memang ada. Yaitu bahwa kepercayaan rumah tusuk sate membawa bencana adalah salah satu bentuk keyakinan yang mungkar dan membawa kepada syirik.

BACA JUGABP Tapera akan Salurkan KPR Rp23 Triliun pada 2022, Kesempatan Dapatkan Rumah Murah Nih

Sebagai muslim yang bertuhan kepada Allah, kita wajib percaya bahwa tidak ada yang bisa mencelakakan kita kecuali atas izin Allah SWT.

Kepercayaan bohong itu dikembangkan oleh para syetan yang kerja menipu manusia dan membisikkan kepercayaan jahat di dalam hati manusia.

Hanya saja seringkali dikemas dengan nama dan istilah yang berbeda-beda.

BACA JUGAMiris, Banjir di Sumpiuh Banyumas Bikin Sawah Tergenang dan Gagal Panen

Terkadang kepercayaan syirik itu dianggap sebagai nasehat orang tua, sehingga seolah kalau tidak dipercayai akan menimbulkan bencana tertentu.

Terkadang kepercayaan ini muncul sebagai primbon orang Jawa atau Sunda, sebagai upaya agar orang-orang tidak berani menentangnya.

Masih banyak lagi trik licik syetan dalam rangka menyesatkan manusia.

Bahkan lucunya, sampai ada program TV yang secara khusus menampilkan dialog tentang masalah kepercayaan tahayyul ini.

Lucunya, penggemarnya pun cukup banyak. Terbukti dengan begitu banyaknya orang yang menelepon serta berkonsultasi secara live show.

BACA JUGAKapan Kartu Anak Jakarta Cair Lagi di 2022? Begini Penjelasan Dinsos DKI Jakarta

Bahkan kepercayaan syirik ini pun dibukukan dan laris manis bak kacang goreng. Dibaca dan dibahas di mana-mana.

Sampai-sampai orang yang tadinya tidak percaya, lama-lama ikut-ikutan membicarakannya. Sampai akhirnya jadi kepercayaan betulan.

Kalau anda merasakan agak kesulitan menjelaskan kebohongan semua ini kepada keluarga, ketahuilah bahwa ternyata keluarga anda adalah salah satu korban tipu daya syetan, baik yang berbentuk manusia maupun yang berbentuk jin.

BACA JUGAKapan Kartu Anak Jakarta Cair Lagi di 2022? Begini Penjelasan Dinsos DKI Jakarta

Memang harus kita akui bahwa gelombang penyesatan umat Islam ini berlangsung sangat dahsyat.

Sudah terjadi sejak ratusan tahun yang lalu dengan melibatkan sekian banyak pihak.

Termasuk di dalamnya para pemilik modal, pemilik raksasa media, para selebriti, para pejabat bahkan juga para intelektual sekalipun.

BACA JUGAPersija vs Madura United, Laskar Sape Kerrab Ingin Hapus Rekor Buruk – Link Live Streaming  

Semuanya dengan disadari atau tidak, telah menjadi mesin perusak aqidah umat yang teramat tangguh.

Solusi yang paling kongkrit adalah bahwa seluruh elemen umat Islam ini harus saling bersinergi satu sama lain.

Sudah bukan waktunya buat kita untuk kerja sendiri-sendiri. Bukan musimnya lagi kita hanya sama-sama kerja.

BACA JUGAMP3 Juice Tempat Paling Tepat Download Lagu Gratis

Sekarang ini yang dibutuhkan adalah kerja sama, sinergi, saling mengisi kekurangan, saling bantu, saling dukung dan tentunya saling mengembangkan potensi masing-masing.

Janganlah semua kita hanya mengurusi satu urusan yang itu-itu juga, bahkan sampai kita sendiri saling berantem dengan sesama.

BACA JUGAKuis Hari Bumi 2022 Makin Ramai Lho, Udah Main Belum, Apa Karaktermu?

Entah karena rebutan atau karena saingan tidak sehat. Padahal, di bidang lain masing banyak urusan yang terbengkalai.

Tidak ada satu pun umat Islam yang berjuang di lini tersebut.

BACA JUGABegini Cara Cek Hasil Seleksi Kartu Prakerja Gelombang 23, Bisa Lewat HP atau Dasboard

Semoga Allah SWT meringankan beban kita dan memberikan hidayah-Nya kepada umat Islam.

Semoga semua bentuk kepercayaan aneh yang bertentangan dengan tauhid itu, dihilangkan dari tanah air kita. Amien.

Wallahu a’lam bishshawab wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 

 

Temukan Artikel Viral kami di Google News
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Ini Tanggal Laga Babak Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia

TENTANGKITA.CO, JAKARTA - Timnas Indonesia akan mengawali laga di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Kamis (5/9). Meskipun...