Rabu, 21 Februari 2024

Cara Ternak Ayam Kampung Bagi Pemula, Gampang dan Bikin Untung 

Hot News

TENTANGKITA.CO, JAKARTA – Ternak ayam kampung jika dilakukan dengan cara yang tepat bisa mendatangkan untung besar, ingat hidangan dari ayam kampung ini digemari banyak orang Indonesia. 

Berikut ini cara untuk sukses beternak ayam kampung bagi pemula, dikutip dari channel Youtube “Suksespedia”. 

Pertama yang kita harus lakukan adalah mempersiapkan kandang sebelum memulai usaha ternak ayam kampung. Pada dasarnya ada cara memelihara ayam kampung yaitu sistem ubaran serta dengan sistem semi intensif. 

BACA JUGA: 

Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sistem umbaran cocok bagi kamu yang memiliki waktu terbatas, dengan cara ini kandang tidak terlalu besar dan ayam bisa dibiarkan mencari makan sendiri. 

Namun jika kamu memang serius menjadi peternak, bisa pilih sistem semi intensif. Kamu memang perlu modal yang lebih banyak untuk membeli pakan dan membuat kandang namun pertumbuhan ayam bisa lebih optimal. 

Setelan menyiapkan kandang, yang harus kamu lakukan adalah mempersiapkan bibit ayam kampung, bisa berupa indukan maupun DOC yang nanti dibesarkan. 

Saat memilih bibit ayam, yang harus kamu perhatikan adalah sehat ditandai dengan tidak ada cacat di tubuhnya, aktif bergerak dan tubuhnya kekar. 

Lebih baik lagi jika kamu beli bibit ayam kampung dari peternak terpercaya yang sudah bersertifikat. 

Jika kamu membeli ayam indukan, biarkan mereka bertelur dan nanti akan dipelihara anakannya. Tapi jika kamu membeli DOC maka tinggal merawat anak-anak ayam tersebut hingga tumbuh besar dan mencapai usia panen. 

BACA DEH  Daftar Harga Pangan Hari Ini, Telur dan Daging Ayam Naik Drastis

BACA JUGA: 

Dalam pemeliharaan sistem semi intensif, ayam dibagi berdasarkan kelompok usia, agar mendapatkan perawatan sesuai. Umumnya akan dibagi lagi menjadi kandang ayam DOC kandang pembesaran dan kandang ayam dewasa. 

Ayam kampung diternakkan untuk dijual daging ataupun telurnya, kamu bisa pilih dua-duanya sebagai komoditas andalan. Telur ayam kampung memang lebih kecil daripada ayam petelur, namun harganya jauh lebih mahal. Bayangkan jika kamu bisa menyuplai telur ayam ini kepada pengepul di pasar atau pada toko jamu, cuan gede bro. 

Untuk pasar daging ayam kampung kamu bisa langsung jual ke pasar atau menjadi penyuplai restoran yang menyajikan hidangan daging ayam kampung. 

 

Temukan Artikel Viral kami di Google News
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

12.000 ASN Diboyong Ke IKN Pada Tahun 2024

TENTANGKITA.CO, JAKARTA - Pemerintah akan memindahkan 12.000 aparatur sipil negara (ASN) dari Jakarta ke Ibu Kota Negara (IKN) pada...