Minggu, 29 Januari 2023

Begini Cara Ecky Listiantho Menghilangkan Bau Jasad Korban Mutilasi AHW Selama Setahun

AHW yang merupakan karyawati yang saat itu sedang melaksanakan tugas kantor di Kota Bandung. Angela dilaporkan hilang oleh keluarga dan membuat laporan ke Polda Jawa Barat.

Hot News
Share This:

TENTANGKITA.CO – Polisi sudah menetapkan Ecky Listiantho (34) menjadi tersangka pembunuhan dan mutilasi terhadap AHW. Menurut polisi, Ecky Listiantho lihay menutupi aksi biadabnya itu selama setahun lebih.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Resa Fiardy Marasabessy, menyebutk Ecky dapat menyembunyikan jasad korban selama setahun tanpa bau sama sekali di dalam kontrakannya Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Menurut Resa, tetangga kontrakan Ecky mengaku tidak pernah mencium bau busuk mayat. Polisi pun membeberkan cara pelaku menghilangkan bau tersebut.

“Sebelum meninggalkan jasad korban di kos, pelaku membeli kopi bubuk dan mangkok,” terang Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Resa Fiardy Marasabessy kepada awak media, Sabtu 7 Januari 2023 seperti dilansir pmnjews.com.

“Selanjutnya kopi tersebut diletakkan dalam mangkok. Mangkok-mangkok yang berisi bubuk kopi di letakkan di ventilasi dan di dalam ruangan,” katanya.

BACA JUGA: Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 1 Tahun 2023 Kapan Dibuka Sih? Ini Jawaban Menko Airlangga

BACA JUGA: Pendaftaran PIP 2023 Kapan Dibuka: Silakan Cek pip.kemdikbud.go.id Secara Berkala

Kopi dalam mangkok ternyata mampu menghilangkan bau mayat yang ada di dalam rumah kontrakan tersebut selama setahun lebih.

Dari keterangan polisi, tersangka Ecky Listiantho melakukan mutilasi AHW menjadi tujuh bagian setelah perempuan itu tewas.

Kanit IV Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Tommy Haryono mengatakan tidak ada luka akibat benda yang ditemukan di tubuh AHW.

“Tujuh (bagian). Bahu kiri-kanan, perbatasan antara pergelangan kaki kiri-kanan, panggul kiri-kanan. Badan sama kepala masih jadi satu,” ungkap Tommy Haryono seperti dilansir pmjnews.com pada Sabtu 7 Janjari 2023.

Pemeriksaan dan identifikasi dokter forensik terhadap jasad korban menemukan bentuk potongan gergaji listrik yang rapi.

“Gak ada (luka tumpul). Yang kemarin bisa diidentifikasi bentuk potongan gergaji. Kemarin dari dokter forensik bilangnya ini gergaji, benda yang tipis, karena bentuk potongannya rapi. Pakai gergaji listrik,” ungkapnya.

Sebelumnya, Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan pihkanya akan berhati-hati meneliti kasus tersebut sehingga membutuhkan waktu untuk mengungkapnya.

“Jenazah ini diperkirakan lama, oleh karenanya tingkat kesulitan cukup tinggi. Perlu ketelitian dan kehati-hatian,” ujar Hengki dalam keterangannya Jumat 6 Januari 2023.

- Advertisement -

BACA JUGA: Pendaftaran Sekolah Kedinasan: PKN STAN Pakai UTBK SNBT 2023 Sebagai Acuan

BACA JUGA: Bansos PKH Tahap 1 Tahun 2023 Kapan Cair?: Cek di Januari Ini Lewat HP cekbansos.kemensos.go.id

Hengki menuturkan pihaknya saat ini potongan tubuh dari jasad yang ditemukan masih diperiksa untuk mencari dan mencocokkan data identitasnya.

“Saat ini sedang melakukan pemeriksaan sero bio molekuler untuk memastikan identitas mayat,” ucap Hengki.

Hengki menambahkan pihak kepolisian akan memberikan penjelasan lebih lanjut apabila identitas dari korban telah terkonfirmasi.

“Kalau identitas mayat sudah firm, maka kami akan memberikan penjelasan lanjutan secara komprehensif,” katanya.

Jasad AHW ditemukan di kos-kosan tersangka di Tambun, Kabupaten Bekasi dalam keadaan termutilasi dan ditempatkan di dalam boks kontainer.

AHW diketahui sempat dilaporkan hilang pada Juni 2019 lalu saat bertugas di Kota Bandung. Keluarga korban kemudian melaporkan hilangnya korban ke Polda Jawa Barat (Jabar).

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol, Resa F Marasabessy membenarkan korban mutilasi di Bekasi merupakan orang yang sama dengan yang dilaporkan hilang di Polda Jabar.

“Benar (orang yang sama),” ujar Resa saat dikonfirmasi pmjnews.com pada Sabtu 7 Januari 2023.

AHW yang merupakan karyawati yang saat itu sedang melaksanakan tugas kantor di Kota Bandung. Angela dilaporkan hilang oleh keluarga dan membuat laporan ke Polda Jawa Barat.

BACA JUGA: Ini Info Terbaru Kapan Kartu Lansia atau KLJ Januari 2023 Cair: Cek di Sini

BACA JUGA: Sekarang Tetap Bisa Kirim Pesan WhatsApp Tanpa Jaringan Internet via Fitur Proksi: Cek di Sini

Sekitar Juni 2019, korban bertugas di Kota Bandung. Pada 24 Juni 2019, korban keluar dari Hotel Grand Cordella Kota Bandung Jl Soekarno-Hatta No 791 B Cinambo. Namun korban setelah keluar hotel tidak bisa dihubungi.

Motif Pembunuhan AHW

Polda Metro Jaya mengungkap bahwa motif Ecky Listiantho melakukan pembunuhan dan mutilasi terhadap jasad AHW karena korban minta dinikahi.

Kompol Tommy Haryono mengatakan hal tersebut berdasarkan keterangan sementara tersangka.

Selain itu, tersangka juga takut hubungannya dengan korban disebarluaskan ke orang lain sehingga image menjadi buruk.

“Sementara dari pengakuan si tersangka itu karena korban itu kan menuntut ingin dinikahi, dan si tersangka ini takut akan disebarkan berita perselingkuhan ini,” ungkap Tommy.

Mendapat ancaman tersebut, lanjut Tommy, pelaku gelap mata dan membunuh korban. Pasalnya, tersangka Ecky memang berstatus menikah dan juga sudah mempunyai anak.

“(Pelaku) sudah menikah dan punya anak,” ucapnya.

Share This:
Artikel Terkait
Terpopuler
Terbaru

Serangan Mini Stroke yang Sering Diabaikan Orang: Begini Tanda-tandanya

TENTANGKITA.CO – Stroke menjadi salah satu penyakit paling mematikan di seluruh dunia. Namun, orang kerap tidak sadar bahwa sebenarnya...